KabarUang.com, Jakarta- PT Harsen laboratories menyampaikan mohon maaf kepada Balai Obat dan Makanan (BPOM) terkhusus masyarakat Indonesia,setelah gaduh ditengah masyarakat bahwa obat Ivermectin mampu menyembuhkan Covid-19.
Permintaan maaf disampaikan Presedir PT. Harsen Laboratories kerena telah menggirng opini ke masyarakat untuk membeli Ivermax 12 tanpa resep atau anjuran dokter untuk pengobatan Covid-19.
“Kami memohon maaf telah menggiring opini masyarakat untuk melakukan pengobatan COVID-19 sendiri, dan mengakibatkan masyarakat membeli Ivermax 12 tanpa resep dan pengawasan dari dokter,” kata Haryoseno, Presidir PT.Harsen Laboratories.Minggu (18/7).
Beberapa waktu lalu BPOM telah menemukan pelangaran saat inspeksi ke PT. Harsen laboratories waktu lalu, Memproduksi Ivermectin dengan bahan baku illegal.selain itu, perusahaan juga mendistribusikan obat anti parasite tersebut tidak dalam kemasan siap edar.
Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan, perusahaan farmasi itu terancam pencabutan izin edar hingga sangsi pidana.
PT Harsen juga memastikan akan menjalankan rekomendasi dan sanksi yang diberikan BPOM, Poin ini menindaklanjuti hasil inspeksi BPOM di salah satu fasilitas produksi Ivermectin,
Permintaan maaf disampaikan PT Harsen melalui Presiden Direktur Haryoseno lewat iklan pengumuman di harian Kompas, halaman 11. Haryoseno mengakui, atas klaim berlebihan sejumlah perwakilan perusahaannya di sejumlah media massa, mengakibatkan banyak masyarakat membeli obatnya secara berlebih dan tanpa respep dokter.