Transaksi BNI Mobile Meningkat 84,4 Persen Ditengah Pandemi Covid-19

0
Transaksi BNI Mobile Meningkat 84,4 Persen Ditengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi via unsplash/wildfernstudio

KabarUang.com, Jakarta – Transaksi BNI Mobile mengalami peningkatan ditengah pandemi Covid-19. Hal ini karena masyarakat lebih sering menggunakan transaksi digital.

Pandemi Covid-19 telah mengubah gaya transaksi masyarakat, dimana saat ini masyarakat lebih sering transaksi secara digital dibanding dengan tunai. Pembayaran secara digital perbankan saat ini menjadi pilihan masyarakat.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat pertumbuhan transaksi digitalnya meningkat selama Covid-19. Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan bahwa pertumbuhan transaksi digital pada kuartal pertama 2020 meningkat sebesar 31% dibanding periode yang sama tahun 2019. Transaksi yang meningkat secara keseluruhan baik melalui SMS Banking, Internet Banking maupun BNI Mobile Banking.

Kenaikan ini disebabkan leh pertumbuhan transaski pada BNI Mobile Banking yakni naik sebesar 84,4% dibanding dengan kuartal pertama pada tahun 2019.

Baca Juga  Ekonomi Syariah Ramah Bagi Semua Pemeluk Agama

“Transaksi melalui BNI Mobile Banking pada Q1-2019 sebanyak 43 juta, meningkat pada Q1-2020 menjadi 63 juta transaksi, atau dilihat dari rupiahnya meningkat dari Q1-2019 sebesar Rp 56,1 triliun menjadi Rp 103,4 triliun pada Q1-2020,”ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5).

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati pun menyebutkan bahwa kenaikan transaksi digital terjadi pula pada layanan untuk nasabag korporasi, yakni BNI Dorect.

Dimana pada Q1-2020 volume transaksi yang menggunakan BNI Direct naik sebesar 55% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Jumlah transaksinya pun mengalami peningkatan sebesar 44%.

“Hal itu menunjukkan nasabah institusi sudah shifting ke transaksi digital, khususnya untuk nasabah giro (giran) juga nasabah debitur. Semua sebitur kita sudah mulai menggunakan Cash Management BNI tahun ini. Jadi kenaikan cash management sangat signifikan,”tambahnya.

Baca Juga  Kinerja BRI Agro Kuartal I-2019 Didukung Oleh Penyaluran Kredit Serta Likuiditas

Adi juga menjelaskan, layanan perbankan tetap beroperasi melalui channel-channel elektronik BNI setap harinya. Untuk itu, masyarakat bisa memanfaatkan anjungan tunai mandiri (ATM), Agen46, ataupun Call Center BNI di nomor 1500046 selama 7/24. BNI juga mengoptimalkan layanan digital untuk membuka rekening atau BNI Sonic di 126 lokasi.

“Kami sarankan nasabah mengaktifkan channel-channel elektronik tersebut dengan mendatangi outlet BNI terdekat. Dengan demikian, semua channel layanan yang BNI miliki sudah dapat dinikmati setiap saat secara maksimal,”ungkapnya.

Selama pandemi berlangsung BNI sudah menerapkan protokol khusus demi memutus rantai penyebaran corona. Dilansir detikfinance, protokol kesehatan yang dijalankan BNI diantaranya yakni pertama, menjalakan buka-tutup outlet.

Baca Juga  Penurunan GWM di Proyeksi BTN Akan Menambah Liquiditas Sebesar Rp1,5 Triliun

Kedua, mengatur physical distancing di banking hall dan ATM. Ketiga, membersihkan arena kerja dan premises sebelum dan sesudah jam kerja. Selanjutnya, menyiapkan hand sanitizer, masker, thermal, gun dan sarung tangan.

Kelima yakni memantau kesehatan pegawai. Keenam, memberlakukan work from home. Selanjutnya melarang pegawai bepergian ke luar kota dan negeri. Kedelapan yakni melarang pegawai menggunakan alat transportasi massal untuk bekerja. Terakhir yakni mendorong pemanfaatan digital channel.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here