Pasar Persaingan Sempurna – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis Pasar, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan

0
Pasar Persaingan Sempurna – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis Pasar, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan
Ilustrasi pasar persaingan sempurna via sleekr.co

Pasar persaingan sempurna adalah pasar dimana jumlah penjual dan pembelinya sangat banyak dengan produk atau barang yang diperdagangkan atau diperjualbelikan adalah sejenis atau serupa.

Contoh produk atau barang yang diperjualbelikan di pasar persaingan sempurna adalah gandum, beras, sagu, kentang, batu bara dan barang lainnya yang sejenis.

Di pasar persaingan jenis ini baik penjual maupun pembeli tidak dapat mempengaruhi harga. Jadi harga yang digunakan untuk transaksi di pasar ini benar-benar merupakan hasil kesepakatan antara besaran penawaran dan permintaan.

Pengertian penawaran dalam konsep penetapan harga jual di pasar ini adalah nilai atau value yang ditawarkan oleh produsen atau pihak penjual. Sedangkan pengertian permintaan adalah nilai atau value yang diberikan oleh pembeli atau kkonsumen terhadap suatu produk atau barang.

Baik penjual maupun pembeli tidak dapat mempengaruhi harga karena di dalam pasar persaingan ini sudah ada struktur dan informasi yang cukup sempurna dan terjamin.

Mari kita lanjutkan lebih dalam lagi mengenal jenis pasar persaingan ini.

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Ada beberapa ciri-ciri pasar persaingan sempurna yang harus diketahui sebagai berikut:

1. Ada Banyak Penjual dan Pembeli

Dengan ciri dan sifat ini, maka penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi kondisi pasar khususnya harga.

Pihak penjual tidak bisa membuat harga fluktuatif karena pembeli sudah mengetahui harga tetap produk barang di pasar tersebut. Jadi mekanisme pasar yang berlaku sempurna, yaitu berapapun jumlah barang yang dibeli konsumen, harga per barang tetap sama.

2. Pedagang (Penjual) atau Pelaku Usaha Bebas Untuk Membuka dan Menutup Usaha/Dagangannya (Free Entry and Free Exit)

Pada mekanisme pasar persaingan sempurna, pedagang atau pelaku usaha dibebaskan untuk membuka maupun menutup usaha atau dagangannya jika system pasar ini dianggap merugikan salah satu pihak.

Beberapa faktor yang mempengaruhi pedagang tetap bertahan dalam mekanisme pasar persaingan ini diantaranya adalah:

a. Pihak pedagang atau pelaku usaha dapat tetap bertahan dan membiayai pengadaan dan operasional usahanya.

b. Pihak pedagang atau pelaku usaha dapat menyediakan kualitas barang yang sesuai dengan standard harga kesepakatan di pasar persaingan ini.

Berbeda dengan konsep pasar lainnya dimana di pasar lain, pedagang terikat perjanjian dengan persyaratan tertentu dan jangka waktu tertentu jika pedagang ingin menutup usahanya.

3. Barang Yang Diperdagangkan Bersifat Homogen

Pengertian barang homogen dalam mekanisme pasar persaingan sempurna adalah jika pembeli membeli satu jenis barang di pedagang manapun yang masuk dalam system pasar ini, maka pembeli akan menemukan kualitas, kuantitas produk dan harga yang sama.

Baca Juga  Ini Kata Sri Mulyani Menanggapi Defisit Transaksi Berjalan Bengkak Jadi USD8,4 Miliar

Hal ini adalah alasan mengapa barang yang diperdagangkan dalam system pasar ini adalah setipe atau homogen.

Setipe dalam hal ini adal satu kategori misalnya khusus produk bahan-bahan pokok saja yang diperjualbelikan seperti beras, sagu, gandum dan bahan pokok lainnya.

4. Pedagang (Penjual) dan Pembeli Memiliki Pengetahuan yang Sempurna tentang Pasar

Baik pedagang (penjual) maupun pembeli harus paham dan mengerti kondisi pasar persaingan sempurna baik dari harga yang berlaku di pasar tersebut maupun setiap perubahannya.

Hal ini akan bermanfaat untuk:

a. Memaksimalkan keuntungan dari transaksi.

b. Menjaga harga jual stabil dan normal.

5. Mobilitas atau Perpindahan Sumber Ekonomi Sempurna

Pasar persaingan sempurna memiliki mobilitas sumber ekonomi yang sempurna. Jika sumber daya atau faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi harus dipindahkan ke wilayah lain maka tidak menjadi kendala.

Hal ini dikarenakan semua tempat untuk produksi maupun prosesnya memiliki kesamaan hingga produk akhir sampai ke pembeli.

6. Pelaku Usaha atau Pedagang Mayoritas Kategori Pedagang Kecil

Pasar persaingan sempurna kebanyakan dimanfaatkan oleh pedagang kategori kecil jika dibandingkan dengan pasar umumnya.

Hal ini cukup sempurna untuk mengontrol dan menjaga stabilnya harga, kualitas dan kuantitas barang yang diperdagangkan di pasar tersebut.

Kelebihan Jenis Pasar Persaingan Sempurna

Ada beberapa kelebihan transaksi di jenis pasar sempurna ini, diantaranya:

a. Tidak ada monopoli atau pihak yang dapat mengontrol harga pasar sesuai kepentingan mereka.

b. Persaingan antar pedagang atau pengusaha sangat rendah hingga pedagang akan lebih fokus pada pelayanan untuk menjaga pelanggan tetap mereka dibanding harga dan produk karena harga dan produk yang dijual sama dan sejenis dengan pedagang lain.

c. Tidak diperlukan lagi biaya tinggi untuk pemasaran atau budget untuk iklan karena jenis produk dagangan yang homogen.

d. Harga lebih stabil / tidak fluktuatif

e. Transaksi bisa lebih cepat dan efektif karena pembeli tidak perlu melakukan tawar menawar harga untuk memperoleh harga lebih murah disbanding pedagang lain dan pembeli tidak perlu membandingkan harga dan produk ke beberapa penjual/pedagang sebelum memutuskan untuk membeli.

Kekurangan Jenis Pasar Persaingan Sempurna

Dari beberapa kelebihan jenis pasar persaingan ini, terdapat pula kekurangan dalam sistemnya diantaranya yaitu:

a. Pasar cenderung bersifat statis dan kaku.

b. Tidak ada ruang untuk melakukan berbagai invoasi-inovasi dalam penjualan.

c. Pilihan barang dagangan yang terbatas karena bersifat homogen.

d. Penjual/pelaku usaha yang mendapatkan posisi atau lokasi yang kurang strategis akan sulit untuk memperoleh pembeli.

Baca Juga  PT Pertamina Pastikan Telah Hentikan Impor Solar dan Avtur Untuk Tahun 2019

Contoh Pasar Persaingan Sempurna di Indonesia

Berikut ini adalah 8 contoh pasar persaingan sempurna yang dapat di jumpai di Indonesia, yaitu:

1. Pasar Beras

Contoh Pasar Jenis Persaingan Sempurna - Pasar Beras
Ilustrasi contoh pasar beras via okezone.com

Jenis pasar yang terdiri dari kumpulan pedagang yang fokus menjual beras menjadi ciri dari contoh Pasar Beras.

Dalam pasar Beras ini terdapat banyak pedagang dan toko yang menawarkan berbagai jenis beras sehingga pembeli yang datang juga cukup banyak dan memang bertujuan untuk membeli beras dengan jenis beras sesuai kebutuhan masing-masing pembeli.

Beras yang merupakan bahan pokok ini akan menji kebutuhan sehari-hari masyarakat, bukan hanya untuk kebutuhan keluarga tapi juga untuk keperluan usaha seperti pengusaha restoran atau rumah makan.

2. Pasar Sayuran

Contoh pasar sayuran
Ilustrasi Contoh pasar sayur via media9.co.id

Pasar Sayur juga merupakan contoh dari pasar persaingan sempurna. Dimana pada pasar sayur ini jumlah penjual yang menyediakan produk sayuran cukup banyak dan pembeli yang ingin membeli sayuran juga cukup banyak.

Jenis pasar sayur ini banyak kita temui di Indonesia. Biasanya pasar sayur ini buka lebih pagi bahkan ada yang dini hari yang menyajikan kualitas sayuran yang lebih segar dan baru tiba dari berbagai perkebunan dan petani sayuran disekitar wilayah tersebut.

Pasar sayur menyediakan jenis dagangan yang homogen. Kategori produk yang tersedia adalah sayuran tapi dengan jenis atau varian yang cukup banyak.

Harga dari produk sayur ini merupakan hasil interaksi jumlah penawaran dan permintaan pasar atau pembeli sebagaimana ciri jenis pasar dengan persaingan sempurna.

3. Pasar Buah-Buahan

Contoh pasar buah-buahan
Ilustrasi contoh pasar buah via allabout-japan.com

Sama halnya pasar sayur dimana jenis produk yang diperdagangkan adalah jenis produk yang masuk kategori sayuran. Maka pasar buah menjadi contoh pasar jenis persaingan sempurna yang terbatas memperjualbelikan produk buah-buahan.

Buah-buahan yang diperdagangkan memiliki varian yang cukup banyak sehingga pembeli dapat leluasa memperoleh kebutuhan akan buah-buahan di pasar buah ini dengan tentunya memperoleh harga yang stabil.

Harga di pasar buah ini juga terbentuk melalui mekanisme pasar jenis persaingan sempurana yang merupakan hasil interkasi antar jumlah penawaran dan permintaan pasar itu sendiri.

4. Pasar Gandum

Contoh pasar Gandum
Ilustrasi contoh pasar gandum via infopublik.id

Contoh lain yang masuk kategori pasar persaingan sempurna adalah pasar Gandum. Pasar gandum masih dapat dijumpai di beberapa wilayah di Indonesia khususnya di pedesaan.

Jumlah penjual dan pembeli di pasar gandum ini juga cukup banyak karena selain beras, gandum juga menjadi bahan pokok di masyarakat.

Baca Juga  Kinerja BRI Agro Kuartal I-2019 Didukung Oleh Penyaluran Kredit Serta Likuiditas

Pasar gandum ini menyediakan harga yang sama sesuai mekanisme terbentuknya harga di pasar jenis persaingan sempurna yaitu melalui interkasi jumlah penawaran dan permintaan di pasar tersebut.

Rata-rata pembeli di pasar gandum ini adalah pelaku usaha rumahan dengan produk olahan makanan seperti roti, kue, dan olahan makanan lainnya.

5. Pasar Daging

contoh pasar daging
Ilustrasi contoh pasar daging via infopublik.id

Contoh pasar persaingan sempurna yang sering dijumpai di pasar-pasar umumnya adalah pasar daging.

Contoh pasar daging ini memiliki transaksi yang banyak dengan jumlah penjual yang menyediakan berbagai varian dan jenis daging serta pembeli yang juga jumlahnya banyak.

Pasar daging relative ramai setiap harinya karena selain memenuhi kebutuhan keluarga di rumah, daging juga menjadi bahan utama beberapa jenis usaha kuliner seperti bakso, steak, dan olahan daging lainnya.

Penentuan harga jual daging di pasar daging ini sama seperti penetuan harga jual di pasar beras, pasar gandum, pasar sayur dan pasar buah yaitu hasil interaksi dari jumlah penawaran dan permintaan di pasar.

6. Pasar Kentang

Contoh pasar kentang
Ilustrasi contoh pasar kentang via paktanidigital.com

Pasar Kentang juga menjadi contoh pasar persaingan sempurna. Jenis pasar kentang ini fokus menyediakan produk dagangan kentang.

Harga yang terbentuk di pasar kentang juga merupakan hasil interaksi dari jumlah penawaran dan permintaan di pasa kentang tersebut.

7. Pasar Kopi

Contoh pasar kopi indonesia
Ilustrasi contoh pasar kopi Indonesia

Contoh lain pasar yang mendekati ciri-ciri dari pasar jenis persaingan sempurna adalah pasar Kopi.

Pasar komoditas ini merupakan pasar dengan nilai transaksi cukup tinggi karena pembelian bisa mencapai hitungan ton.

Pasar kopi biasanya diminati oleh pembeli kelompok atau korporasi dengan kebutuhan besar atasu sebagai bahan baku industry selain untuk keperluan minuman seperti café dan bentuk olahan kopi lainnya.

Harga di pasar kopi terbentuk juga dari hasil interaksi jumlah penawaran dan permintaan yang terjadi di pasar Kopi.

8. Pasar Modal (Bursa Efek)

Selain contoh-contoh sebelumnya yang merupakan bahan pokok, contoh pasar yang masuk kategori pasar persaingan sempurna adalah pasa modal atau bursa efek.

Dalam bursa efek harga jual sudah ditentukan oleh mekanisme atau system sesuai interaksi penawaran dan permintaan di pasar saham termasuk faktor instrument pasar modal lainnya.

Demikian ulasan mengenai pengertian, ciri-ciri, komponen, kelebihan, kekurangan dan 8 contoh pasar persaingan sempurna di Indonesia, semoga infomasi ini bermanfaat.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here