Lion Air Kembali Mengudara, Berikut Syarat Penumpangnya

Maskapai Lion Air Group kembali beroperasi melayani penerbangan domestik mulai hari ini, Minggu (10/5).

0
ilustrasi via thejakartapost com
ilustrasi via thejakartapost com

KabarUang.com , Jakarta – Maskapai Lion Air Group kembali beroperasi melayani penerbangan domestik mulai hari ini, Minggu (10/5).

Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan seluruh layanan Lion Air Group mengacu pada aturan yang telah diterbitkan pemerintah.

Berbeda dengan kondisi normal yang bisa membeli tiket melalui channel penjualan online seperti Traveloka ataupun Tiket.com, kali ini tiket hanya bisa dibeli secara khusus.

“Lion Air Group memfasilitasi kepada calon penumpang yang akan membeli tiket dapat dilakukan di Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, layanan kontak pelanggan (call center) 021-6379 8000 dan 0804-177-8899,” ujar Danang.

Serta melalui www.lionair.co.id ; www.batikair.com dan aplikasi perangkat smartphone (mobile apps) Lion Air dan Batik Air.

“Untuk pembelian tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Negeri Tirai Bambu Dianggap Bisa Membangkitkan Perekonomiannya Setelah Wabah Corona

Di samping itu yang juga harus diperhatikan adalah calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan, serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri sebagaimana yang sudah dianjurkan pemerintah.

Persyaratan tersebut terbagi atas tiga jenis penumpang, berikut protocol yang wajib dijalani masing-masing penumpang :

1. Perjalanan orang yang bekerja pada Lembaga pemerintah atau swasta :

a. Menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan rapid test/ Polymerase Chain Reaction (PCR) atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/ rumah sakit/ puskesmas/ klinik kesehatan.

b.Menunjukkan surat tugas bagi ASN/TNI/Polri yang ditandatangani oleh minimal pejabat setingkat eselon 2.Menunjukkan surat tugas bagi pegawai BUMN/BUMD/Unit Pelaksana Teknis/Satuan Kerja/organisasi non-pemerintah/ lembaga usaha yang ditandatangani oleh direksi/ kepala kantor.

c.Penumpang yang tidak mewakili lembaga pemerintah/swasta harus membuat surat pernyataan yang diteken di atas materai dan diketahui lurah atau kepala desa setempat.

Baca Juga  Sebagian Maskapai Penerbangan Dunia Berlakukan Kebijakan Khusus Saat Ramadhan

d.Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah).

2. Perjalanan orang yang butuh layanan kesehatan darurat/keluarga inti sakit keras dan meninggal:

a. Menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan rapid test/ PCR  atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/ rumah sakit/ puskesmas/ klinik kesehatan

b. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah).

c. Menunjukkan surat rujukan dari rumah sakit untuk pasien yang akan melakukan pengobatan di tempat lain.

d. Menunjukkan surat keterangan kematian dari tempat almarhum/almarhumah untuk izin mengunjungi keluarga yang meninggal dunia (untuk kepentingan mengunjungi keluarga yang meninggal dunia).

3. Perjalanan bagi penumpang repatriasi dari mancanegara atau pemulangan alasan khusus:

a. Menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan rapid test/ PCR atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/ rumah sakit/ puskesmas/ klinik kesehatan.

Baca Juga  Corona Diprediksi Akan Bawa Dampak Global Kembali Menjadi Era Proteksionisme

b. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal).

c. Menunjukkan surat keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI) atau surat keterangan dari perwakilan RI di luar negeri (untuk penumpang dari luar negeri).

d. Menunjukkan surat keterangan dari universitas atau sekolah (untuk mahasiswa dan pelajar).

e. Proses pemulangan harus dilaksanakan secara terorganisir oleh lembaga pemerintah, pemerintah daerah, swasta dan universitas.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here