Ditengah Pandemi, Omzet Pengrajin Tahu Tempe Menurun 50 Persen

0

KabarUang.com, Jakarta – Pandemi Covid-19 ini berimbas pada seluruh aspek perekonomian Indonesia, baik makro maupun mikro, termasuk pada pengrajin tahu dan tempe di Indonesia. Terutama mereka yang berada di level UMKM.

Ilustrasi via Okezone.com

Sekretaris Koperasi Produsen Tahu Tempe Jawa Barat, Handoko mengatakan bahwa terjadi penurunan omzet penjualan hingga 50 persen. Hal ini dikarenakan pada masa pandemi dan diberlakukannya PSBB membuat banyak rumah makan kecil dan catering tidak beroperasi sebagaimana biasanya.

Pendapatan pengrajin tahu tempa anjlok 50 persen

“Kami biasanya mendapatkan banyak pesanan dari pelaku usaha catering atau rumah makan, tapi karena mereka tidak beroperasi normal, kami pun ikut terdampak sehingga omzet menurun cukup signifikan,”ungkpanya.

Baca Juga  Begini Cara Menghitung Harga Saham Per Lembar

Inilah salah satu faktor menurunnya pendapatan pelaku UMKM pengrajin tahu tempe berkurang. Terlebih, di momen Ramadhan ini banyak rumah makan yang memutuskan untuk libur. Namun, sebagian lagi memangkas jam operasi dimana hanya buka pada waktu jam buka puasa hingga malam hari.

Di sisi lain, Alip Syarifudi selaku Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia(Gakoptindo) mengatakan bahwa penurunan yang terjadi tidak hanya dirasakan oleh para pengrajin di Jawa Barat saja. Namun, hal ini terjadi di seluruh Indonesia. Untuk iu, saat ini ini para pengrajin tahu tempe hanya menjual produknya ke pasar-pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga  Investasi Di Sektor Industri Diyakini Terus Menggeliat Seusai Perhelatan Pemilu 2019

“Namun, tetap saja belum dapat menutupi kebutuhan sehari-hari para pengrajin apalagi sebentar lagi akan menambut momen lebaran,”lanjutnya.

FKS Group, salah satu unit usaha yang bergerak di bidang pangan, memberikan paket bantuan bahan pokok sehingga dapat meringankan beban dari para pelaku UMKM khususnya untuk pengrajin tahu tempe.

Donasi yang diberikan ini sebanyak 7.000 paket yang akan didistribusikan untuk seluruh pelaku UMKM pengrajin tahu tempe yang ada di Pulau Jawa. Paket ini akan disalurkan memalui Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gapkotindo) Farhan Rio Gunawa selaku perwakilan dari FKS Group yang akan memberikan paketnya untuk anggota koperasi.

Baca Juga  Warren Buffett Khawatir Dengan Pernyataan Donald Trump

“Untuk mendukung kebijakan PSBB, kami akan mengantarkan langsung paket tersebut ke setiap pengrajin. Selain itu, inisiatif ini kami harapkan juga dapat membantu pihak-pihak logistik yang secara tidak langsung juga terkena dampak Covid-19 dan PSBB,”paparnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here