Cara Bayar Pajak Online Dengan E-Billing, Mudah dan Praktis!

0
Cara Bayar Pajak Online Dengan E-Billing, Mudah dan Praktis!
Ilustrasi via unsplash/balazscsaba2006

Cara bayar pajak online adalah metode pengecekan dan pembayaran pajak secara online. Fasilitas online payment (e-billing) ini harusnya dapat dipergunakan oleh masyarakat untuk membayar kewajiban pajak mereka secara tepat waktu, mudah dan praktis.

Cara Bayar Pajak Online Dengan E-Billing

Membayar pajak adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Ada bermacam-macam pajak yang harus dibayar warga negara Indonesia. Contohnya pajak penghasilan, pajak bumi dan bangunan, dan lain-lain.

Namun, tidak sedikit orang yang belum menjalankan wajib pajak. Hal ini disebabkan karena orang menganggap proses membayar pajak sulit dan merepotkan. Belum lagi aturan perpajakan cukup membingungkan untuk dipahami.

Sekarang pemerintah menawarkan banyak cara bayar pajak online yang lebih mudah. Salah satunya adalah dengan sistem e-Billing Pajak.

Manfaat Cara Bayar Pajak Online Sistem E-Billing

E-Billing Pajak adalah cara pembayaran pajak online yang diluncurkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sistem ini dibuat untuk memudahkan pembayaran pajak. Dengan menggunakan e-Billing Pajak, Anda akan mendapatkan banyak kemudahan. Contohnya:

1. e-Billing Lebih Mudah dan Praktis

E-billing membuat proses pembayaran pajak menjadi lebih cepat dan mudah. Dengan cara bayar pajak online e-billing, Anda bisa membayar pajak di mana saja dan kapan saja.

Selain itu, kemudahan lain yang ditawarkan sistem e-billing adalah Anda tidak perlu lagi membuat Surat Setoran secara manual. Anda cukup menggunakan kode ID billing.

2. e-Billing Lebih Akurat

Kadang-kadang, kesalahan pencatatan terjadi saat kita membayar secara manual. Dengan cara bayar pajak online, data yang masuk lebih akurat. Jadi, e-Billing bisa menghindari kesalahan pencatatan transaksi.

Selain itu, sistem e-Billing Pajak bersifat real time. Data dan hasil transaksi perpajakan langsung tersimpan dalam data DJP. Hal ini dapat mengurangi risiko kehilangan data.

Cara Bayar Pajak Online Lewat E-Billing

Lalu, bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan pembayaran lewat e-Billing Pajak? Ada dua tahapan yang harus Anda jalani. Berikut adalah cara bayar pajak online beserta penjelasannya.

1. Cara Membuat Kode Billing Atau ID Billing

Untuk melakukan cara bayar pajak online lewat e-Billing Pajak, Anda harus mempunyai kode billing atau ID billing terlebih dahulu. Untuk mendapatkannya, Anda bisa melakukan salah satu dari 7 cara berikut.

  • Aplikasi OnlinePajak: Anda bisa menggunakan aplikasi OnlinePajak yang sudah resmi terdaftar di DJP. Namun, Anda harus mendaftar terlebih dahulu. Anda harus mendaftarkan perusahaan dan mengisi profil secara lengkap diharuskan untuk mengisi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan mendaftarkan data perusahaan. 
  • Teller Bank: Anda juga bisa mendapatkannya melalui teller bank yang sudah disetujui DJP, seperti BNI, BCA, Mandiri, dan Citibank.
  • Website DJP: Anda bisa mengakses situs DJP yaitu www.sse.pajak.go.id
  • SMS: Khusus untuk pengguna Telkomsel, Anda bisa menggunakan pilihan SMS ID Billing. Caranya adalah dengan menelepon *141*500#.
  • KPP dan KP2KP: Di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), Anda dapat mengakses layanan secara mandiri.
  • Telepon: Anda bisa menelepon 1-500-200 untuk layanan Kring Pajak. Namun, cara ini khusus untuk wajib pajak pribadi.
  • Internet Banking: Bank tertentu memiliki cara pembayaran pajak online lewat internet banking.
Baca Juga  Bukalapak Coba Bangun Pelayanan Pajak PBB di Jakarta

Namun, perlu diperhatikan bahwa kode atau ID Billing hanya berlaku selama 7 hari. Jadi, Anda harus membayar pajak selama 7 hari setelah pembuatan ID. Jika sudah lebih dari 7 hari, Anda harus membuat ID baru.

Setelah mendapatkan kode Billing, Anda dapat melakukan pembayaran pajak secara online.

2. Cara Bayar Pajak Online

Tahap selanjutnya adalah melakukan pembayaran pajak. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan pembayaran pajak online.

  • Aplikasi OnlinePajak: Nasabah CIMB Niaga dan BNI bisa melakukan cara bayar pajak online lewat OnlinePajak.
  • Mesin ATM
  • Teller Bank
  • Kantor Pos
  • Mini ATM: Setelah mengurus ID Billing di KPP atau KP2KP, Anda bisa membayar pajak lewat mini ATM yang terdapat di semua KPP maupun KP2KP.
  • Layanan internet banking atau mobile banking: Anda bisa menggunakan layanan bayar pajak di aplikasi internet banking. Untuk nasabah BPD Bali, cara melakukan pembayaran pajak secara online bisa Anda lakukan lewat mobile banking.
Baca Juga  Kemenkeu Pastikan Tidak Akan Lakukan Potongan Anggaran Karena Turunnya Pajak

Melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak Online

Setelah menyelesaikan cara bayar pajak online, Anda akan mendapatkan Nomor Tanda Penerimaan Negara atau NTPN yang harus dimasukkan dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak. Pelaporan pembayaran pajak juga dapat Anda lakukan secara online.

Untuk melaporkan pembayaran pajak melalui sistem e-Filing, Anda bisa mengunjungi situs DJP atau mengakses pelaporan SPT online e-filing di situs resmi Ditjen Pajak.

Cara Melaporkan SPT Online

Cara Melaporkan SPT Online
Ilustrasi SPT via makobar.com

Mengetahui cara bayar pajak online saja tidak cukup. Anda juga perlu mengetahui cara melaporkan SPT Tahunan Pajak setelah membayar pajak. Pelaporan SPT Pajak dapat dilakukan secara online melalui fitur DJP Online atau e-Filing.

DJP Online terdiri dari dua jenis, yaitu e-Filing Pajak Pribadi dan e-Filing Pajak Badan. Perbedaan keduanya hanya terletak pada pelapor. Namun keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu untuk melaporkan SPT Tahunan Pajak dengan cara online.

Berikut adalah tahapan-tahapan untuk melaporkan SPT Tahunan Pajak online.

1. Mendapatkan Nomor Electronic Filing Identification Number (e-FIN)

Sebelum melaporkan SPT secara online, kita harus memiliki nomor e-FIN atau Electronic Filing Identification Number. Nomor ini bisa didapatkan dari DJP.

Untuk mendapatkan e-FIN, Anda perlu mendownload formulir e-FIN di situs Ditjen Pajak. Setelah mengisi formulir, Anda perlu menyiapkan dokumen pendukung asli dan fotokopi seperti NPWP, KTP untuk WNI, dan KITAS untuk WNA.

Kemudian, Anda harus membawa formulir beserta dokumen pendukung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat.

2. Mengaktifkan e-FIN

Setelah Anda mempunyai nomor Electronic Filing Identification Number (e-FIN), Anda perlu melakukan aktivasi. Untuk melakukannya, Anda perlu mengakses situs resmi DJP.

Aktivasi dapat dilakukan dengan memasukkan nomor NPWP, nomor e-FIN, beserta kode keamanan yang tertera. Setelah Anda klik Submit, Anda akan mendapatkan email konfirmasi. Klik tautan pada email dan ganti password baru.

Aktivasi e-FIN harus paling lambat 30 hari setelah Anda mendapatkan nomor e-FIN. Jika tidak, Anda harus mengajukan permintaan e-FIN lagi.

Cara Melakukan E-Filing

Setelah e-FIN Anda aktif, Anda sudah terdaftar dalam e-Filing DJP Online. Sekarang Anda bisa melakukan pelaporan SPT Tahunan Pajak secara online.

Baca Juga  Google Bayar Pajak 945 Juta Euro Ke Perancis

Untuk login ke menu e-filing, Anda perlu memasukkan nomor NPWP, password, dan kode keamanan. Setelah itu, Anda bisa melakukan pelaporan SPT Tahunan Pajak.

Cara Lapor SPT Lewat e-Filing DJP Online

Berikut tahapan lengkap cara lapor SPT lewat e-Filing DJP Online:

  1. Log in ke akun DJP Online dengan mengakses laman resmi https://djponline.pajak.go.id/account/login dengan memasukkan NPWP, password, dan kode keamanan (Captcha).
  2. Setelah berhasil masuk, pilih menu e-Filing.
  3. Kemudian, pilih menu Buat SPT.
  4. Selanjutnya adalah silahkan mengisi kolom-kolom yang disediakan oleh sistem. Kolom tersebut biasanya telah terisi secara otomatis.
  5. Anda tinggal memilih SPT yang Anda laporkan. Bisa juga mengikuti saran yang diberikan oleh aplikasi.
  6. Isi Data SPT seperti SPT yang kamu terima.
  7. Berikutnya, isi Kode Verifikasi kemudian klik Kirim SPT.

Cara bayar pajak dengan e-Billing DJP Online

Cara bayar pajak dengan e-Billing DJP Online

Dari beberapa proses sebelumnya, sekarang waktunya mengetahui cara bayar pajak dengan e-Billing DJP Online:

  1. Log in ke laman resmi DJP Online di https://djponline.pajak.go.id/account/login.
  2. Masukkan NPWP, password, dan kode keamanan untuk log in ke akun Anda.
  3. Selanjutnya pilih menu e-Billing System.
  4. Lalu pilih menu Isi SSE.
  5. Setelah itu Anda akan mendapat form Surat Setoran Elektronik (SSE) yang harus Anda isi.
  6. Data pada form tersebut akan terisi otomatis. Yang perlu Anda ubah hanya pada kolom Jenis Pajak, Jenis Setoran, Masa Pajak, Tahun Pajak, Uraian Pajak yang dibayarkan, dan Jumlah Setoran.
  7. Setelah merampungkan pengisian, klik Simpan.
  8. Klik Kode Billing.
  9. Klik Cetak Kode Billing.
  10. Setelah mendapatkan Kode Billing, anda dapat langsung bayar pajak lewat bank, kantor pos, ATM, internet banking atau m-Banking, mudah bukan?

Sekarang Anda sudah mengetahui cara bayar pajak online. Semoga bermanfaat.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here