Awal Juni, Pemerintah Italia Coba Buka Kembali Sektor Pariwisata

Pemerintah Italia akan membuka kembali pariwisata mulai awal Juni dan mencabut aturan karantina wajib selama 14 hari. Ini dilakukan seiring negeri yang terdampak parah pandemi virus Corona itu mempercepat untuk keluar dari lockdown (penguncian).

0
Awal Juni, Pemerintah Italia Coba Buka Kembali Sektor  Pariwisata
Ilustrasi Italia via globalkomunika.com

KabarUang.com , Jakarta – Pemerintah Italia akan membuka kembali pariwisata mulai awal Juni dan mencabut aturan karantina wajib selama 14 hari. Ini dilakukan seiring negeri yang terdampak parah pandemi virus Corona itu mempercepat untuk keluar dari lockdown (penguncian).

Rencananya pemerintah Italia membuka kembali perjalanan dari dan ke luar negeri pada 3 Juni 2020 mendatang.

Langkah ini menjadi aturan terbaru yang dilakukan Italia setelah melawan pandemi covid-19 sejak, 21 Februari lalu.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte menerapkan lockdown yang melumpuhkan ekonomi sejak awal Maret untuk mengendalikan penyebaran virus Corona.

Sejak periode itu tercatat pemeriksaan sampel mencapai lebih dari 2 juta orang, dengan hasil positif sebanyak 223.885 kasus, dan 31.610 di antaranya meninggal.

Baca Juga  Bernard Arnault Akui Rugi Besar Semenjak Pademi Covid-19

Lockdown tersebut telah secara efektif mengakhiri semua liburan di negara yang sangat bergantung pada industri pariwisata.

Meskipun Italia tidak pernah secara resmi menutup perbatasannya, dan mengizinkan orang untuk bolak-balik karena alasan pekerjaan atau kesehatan, namun negara itu melarang pergerakan untuk pariwisata dan memberlakukan periode isolasi dua minggu untuk para pendatang baru.

ilustrasi via dunia rmol id
ilustrasi via dunia rmol id

Aturan itu juga berlaku untuk bepergian di seluruh wilayah dalam negeri Italia. Sejumlah wilayah menginginkan pemerintah agar mengurungkan aturan ini.

Baca Juga  CEO AirAsia, Tony Fernandes Undur Diri!

Namun Perdana Menteri Giuseppe Conte bergeming untuk menerapkan proses kembali ke normal secara bertahap untuk mencegah terjadinya infeksi gelombang kedua, seperti dilansir dari Reuters.

Selama ini, Italia menjadi negara Eropa pertama yang menerapkan lockdown secara nasional sejak Maret, dan mengurangi sanksi pada sejumlah pelanggaran pada 4 Mei, mengikuti diizinkannya sejumlah pabrik dan taman untuk dibuka.

Sedangkan, perjalanan antara negara di dalam dan luar kawasan akan tetap dilarang hingga 2 Juni, bertepatan dengan hari libur nasional. Hal ini untuk mencegah tingginya perjalanan akibat libur akhir pekan yang panjang.

Baca Juga  Jerman Tunda Acara Hannover Messe 2020 Di Bulan Juli Mendatang

Namun semua larangan akan diangkat mulai 3 Juni. Di sisi lain, pemerintah berharap bisa menanggulangi dampak buruk dari liburan musim panas warga Italia.

Selain itu, wilayah di Italia juga bisa menjalankan kembali aktivitas ekonomi yang sebelumnya berhenti, selama mematuhi protokol kesehatan.

Badan Kesehatan Nasional akan mengawasi situasi untuk memastikan penyebaran infeksi tetap di bawah control.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here