KKP Akan Tetap Berikan Layanan Terbaik Ditengah Pandemi

0

KabarUang.com, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melakukan sidak ke kantor Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta di Tanjung Priok.

Dirinya memberikan motivasi kepada jajaran dari institusi yang dpimpinnya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik di tengah pandemi corona ini.

“Tetap semangat dan berikan pelayanan maksimal meski di tengah pandemi Covid-19,”ungkap Menteri Edhy.

Bukan hanya itu, Edhy Prabowo juga menghadapkan para jajaran KKP agar bisa memaksimalkan mekanisme perizinan secara daring. Hal ini penting karena proses perizinan memangkas prosedur yang panjang serta mengubah proses perizinan terkait ekspor sehingga bisa menjadi lebih murah dan cepat prosesnya.

Baca Juga  Corona Diprediksi Akan Bawa Dampak Global Kembali Menjadi Era Proteksionisme

KKP berikan yang terbaik di tengah pandemi

Menteri Edhy sendiri optimis bahwa ke depannya KKP akan semakin banyak hasil perikanan yang di ekspoer di tengah situasi wabah Covid-19 ini. BKIPM juga akan tetap bertugas di pintu-pintu ekspor seperti Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Panjang Lampung serta Pelabuhan Belawan Medan.

Ilustari via Okezone

Menteri Kelautan itu mengatakan bahwa kita harus tetap melakukan ekspor demi menjalankan roda perekonomian.

“Pesan saya untuk anda semua, tetap jaga kesehatan agar kita dapat berjuang untuk menjalankan roda perekonomian kita melalui ekspor hasil perikanan,”lanjutnya.

Baca Juga  Indonesia Tidak Ikuti Donald Trump Untuk Memusuhi WHO

Di sejumlah kesempatan yang berbeda, Menteri Edhy juga mengingatkan agar KKP bisa menjaga rantai pasok komoditas perikanan yang berpotensi terhambat akibat pandemi ini.

Edhy menuturkan bahwa pihaknya akan terus melakukan antisipasi apabila ke depan ada upaya penerapan pembatasa atau bahkan penutupan akses ke beberapa wilayah akibat pandemi.

KKP tentunya akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar khusus untuk urusan logistik serta sarana dan prasarana penunjang usaha untuk tidak dibatasi, seperti pengiriman produk ikan, pakan benur serta obat-obatan.

Terkait dengan hal ini, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebakjo mengatakan bahwa ada banyak keluhan dari para pelaku usaha. Hal ini karena terkendala dalam akses keluar masuk wilayah yang mengeluarkan kebijakan pembatasan serta penutupan akses ke wilayah masing-masing.

Baca Juga  Bank Pembangunan Islam Beri Dana Bantuan Ekonomi Indonesia Untuk Pademi Covid-19

Padahal, Pak Jokowi sendiri dalam arahannya meminta agar mempermudah akses pengiriman logistik untuk menyuplai kebutuhan masyarakat terkait perikanan.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here