Erick Tohir Dorong BUMN Produksi Alat Kesehatan Ventilator, Toyota Siap Investasi Untuk Alat Tersebut

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus menyampaikan pentingnya membangun ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan kesehatan bagi Indonesia. Tiga hal itu kerap ia sampaikan sebelum adanya pandemi corona.

0
ilustrasi via economy okezone com
ilustrasi via economy okezone com

KabarUang.com , Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus menyampaikan pentingnya membangun ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan kesehatan bagi Indonesia. Tiga hal itu kerap ia sampaikan sebelum adanya pandemi corona.

Erick mendorong BUMN-BUMN terkait untuk fokus menyiapkan diri membangun ketahanan tiga sektor tersebut. “Yang kita selalu dengungkan, kenapa BUMN ingin konsolidasi RS (dan) farmasi itu karena food security dan health security jadi kenyataan hari ini. Kita tidak tahu ke depan, kita sebagai bangsa sekuat apa. Inilah tes kita tidak hanya kesehatan, tapi supply and demand,” ujar Erick saat meninjau RS Pertamina Jaya di Jakarta.

Baca Juga  Akibat Belum Lapor, Spekulasi Kinerja BUMN Mencuat

Erick mendorong BUMN memproduksi alat kesehatan, termasuk ventilator yang saat ini sangat dibutuhkan. Selama ini, menurut Erick, pemerintah selalu membeli ventilator karena tidak ada BUMN yang memproduksinya. Persoalan makin rumit untuk saat ini karena banyak negara yang juga membutuhkan ventilator.

“Masalahnya saat ini Amerika (dan) seluruh dunia membutuhkan. Saat ada ventilatorm mereka beli harganya dobel, ya doble (dibeli). Makanya presiden bentuk gugus untuk salah satunya percepatan proses administrasi,” kata Erick.

Erick mengaku mendapat informasi dari sejumlah universitas seperti UI dan ITB serta BPPT dan PT LEN yang memiliki kemampuan memproduksi ventilator kelak. “Dengan penemuan-penemuan yang ada, kita sedang lihat. Kalau bisa bantu produksi, kenapa tidak. Kami di BUMN berusaha ingin jadi bagian yang bisa membantu dalam persoalan ketahanan kesehatan,” ucap Erick.

Baca Juga  Kinerja BUMN Dapat Perhatian International Sampai Kalahkan Alibaba dan Facebook

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan Toyota Motor Manufacturing berencana berinvestasi pada produksi ventilator dalam negeri. Seperti diketahui, saat ini alat kesehatan tersebut sangat dibutuhkan demi menangani para pasien virus corona atau Covid-19.

Rencana itu, kata Agus, melibatkan PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (YPTI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). “Nanti pada gilirannya akan kami, dalam tanda petik kawinkan dengan Toyota Motor dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Toyota Motor,” ujarnya dalam rapat kerja virtual dengan Komisi VI DPR RI.

Baca Juga  Kemenkeu Catat Dana Suntikan BUMN Telah Menghasilkan Proyek Senilai Tiga Kali Lipat Lebih Banyak

Ia menambahkan, sekarang YPTI dan UGM tengah melakukan rekayasa balik atau reverse engineering untuk pembuatan ventilator ini. Proses rekayasa tersebut termasuk merumuskan seperti apa cetak birunya.

“Ini sudah ada komitmen dari Toyota, apabila proses reverse engineering-nya berhasil. Mereka akan masuk sebagai pembina atau dalam hal ini, mereka membawa permodalan untuk investasi,” tutur Agus.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here