Tenang, Mendag Pastikan Stok Barang dan Harga Tetap Stabil!

0

KabarUang.com, Jakarta – Panic buying yang saat ini sedang marak dilakukan masyarakat akibat kekhawatiran kehabisan stok barang membuat Kementrian Perdagangan (Kemendag) turun tangan.

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto meminta untuk tidak melakukan aksi panic buying seiring kasus corona di Indonesia. Bahkan, pihaknya mengatakan panic buying hanya akan merugikan masyarakat sendiri.

Ilustrasi via Kompas

Panic buying dapat mendorong ketidakpastian harga harga yang bisa mendorong kenaikan harga akibat pasokan dan supply tidak seimbang,”ungkap Agus di Jakarta, pada Selasa (3/3).

Masyakarat diimbau untuk tidak panic buying

Mendag meminta agar masyarakat lebih bijkasana dalam menghadapi musibah yang sedang terjadi. Dengan tidak belanja berlebihan, cukup membeli apa yang dibutuhkan saja.

Baca Juga  Bea Cukai Terbitkan Dua Perizinan Fasilitas Kepada PT DHL Global Forwarding Indonesia

“Silakan berbelanja tapi disarankan sesuai dengan kebutuhan. Karena pemerintah juga akan memastikan pasokan dari barang tersbeut cukup terpenuhi,”sambungnya.

Dia juga menerangkan bahwa saat ini stok barang serta kebutuhan pokok yang ada di pasaran relatif cukup. Bahkan, stoknya bisa memenuhi kebutuhan jangka panjang. Untuk itu, masyarakat diimbau agar tidak khawatir soal stok barang.

“Karena pasokan barang kebutuhan pokok jumlahnya saat ini cukup. Jadi, masyarakat diminta berhati-hati dalam mengambil sikap mengenai berbelanja,”jelasnya.

Dia juga memastikan akan terus memantau kondisi terkini dari stok barang yang ada bahkan harga barang di pasaran. Pasalnya, pemerintah berjanji akan mencukupi stok dan juga menjaga agar harga barang tetap stabil selama kepanikan yang terjadi ini.

Baca Juga  Jepang Diminta Agar Percepat Kerjasama Di Bidang Perikanan Oleh Menko Luhut

“Saat ini kami memantau terus sebagian masyarakat yang panik melakukan pembelian barang kebutuhan pokok yang berlebihan di pusat perbelanjaan, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,”ungkapnya.

Bahkan, hal ini diperkuat oleh pernyataan Ketua Satgas Pangan Polri Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga yang tidak segan memberi sanksi terhadap oknum yang sengaja menaikkan harga bahan pokok.

“Kami tetap melihat atau memantau dan melakukan tindakan hukum apabila ada pemain di lapangan yang memanfaatkan situasi ini, mengambil kesempatan,”ungkapnya di Hotel Borobudur Jakarta.

Baca Juga  Center for Indonesian Policy Studies Tetap Prediksi Ekonomi Tahun Ini Berjalan Membaik

Tak tanggung-tanggung, dia mengatakan akan memenjarakan pedagang yang menaikan harga sembako dengan harga yang tak masuk akal.

“Apabila ditemukan adanya distributor atau pedagang akan dilakukan penindakan ya menangkap,”tegasnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here