Presiden Mulai Imbau Larangan Mudik Lebaran, Berikut Skenario Kemenhub

Presiden Joko Widodo masih meminta menteri terkait melakukan kajian sebelum memutuskan kebijkan terkait pelaksanaan mudik Lebaran 2020. Jika nantinya mudik dilarang, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menyiapkan skenario.

0
Ilustrasi via brillionet

KabarUang.com , Jakarta – Presiden Joko Widodo masih meminta menteri terkait melakukan kajian sebelum memutuskan kebijkan terkait pelaksanaan mudik Lebaran 2020. Jika nantinya mudik dilarang, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menyiapkan skenario.

Hingga saat ini, pelarangan mudik Lebaran 2020 masih bersifat imbauan. Pelarangan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 di daerah. Sebab, ada temuan yang mengejutkan bahwa sudah ada masyarakat yang colong start melakukan mudik dan menyebabkan Orang Dalam Pemantaun (ODP) virus corona meningkat.

“Kemenhub pada dasarnya telah menyiapkan berbagai skenario terkait pengaturan transportasi mudik tahun 2020 sambil menunggu keputusan resmi yang akan disampaikan presiden, baik itu berupa larangan, imbauan ataupun pembatasan transportasi untuk kegiatan mudik masyarakat,” kata Juru Bicara Kemebhub Adita Irawati, Senin (30/3) malam.

Baca Juga  Pantai Losari Jadi Salah Satu Pusat Gelaran Pesta Pergantian Tahun di Makassar

Dia memastikan transportasi untuk kebutuhan logistik akan tetap diselenggarakan seperti biasa. Adita menegaskan Kemenhub tidak menyiapkan skenario pelarangan atau pembatasan untuk kebutuhan logistik.

Terkait penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di sektor transportasi, Adita memastikan Kementerian Perhubungan telah menjalankan protokol transportasi publik. Hal tersebut dilakukan di semua moda darat, laut, udara, dan perkertaapian.

Pencegahan tersebut dilakukan dengan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap sarana dan prasarana transportasi publik secara berkala, menyediakan hand sanitizer, mengukur suhu petugas maupun penumpang, dan menyediakan masker bagi penumpang yang sedang batuk atau flu. Begitu juga dengan pembatasan sosial dengan mengatur jarak antarpenumpang saat berada di area transportasi publik.

Baca Juga  Tips Agar Bisnis Tetap Berkembang Di Tengah Wabah COVID-19

Melihat kondisi sudah banyak masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta, Adita mengatakan Kemenhub akan terus mengkampanyekan tidak mudik dan tidak piknik. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik atau perjalanan untuk mencegah semakin menyebarnya wabah Covid-19,” jelas Adita.

Berdasarkan hasil Rapat Terbatas tentang Antisipasi Mudik Lebaran 2020 yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, (30/1) diputuskan bahwa pemerintah masih akan melakukan kajian dampak ekonomi jika larangan mudik diberlakukan secara resmi. Jokowi memastikan hasil kajian akan disampaikan dalam waktu dekat ini sebelum memutuskan kebijakan mudik.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here