Peringatan dari WHO Soal Pandemi Corona

0

KabarUang.com, Jakarta – Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa saat ini pandemi corona atau covid-19 semakin cepat. Untuk itu WHO memberikan peringatan kepada negara-negara yang terinfeksi corona.

Ilustrasi via Serambi Indonesia

Penyebaran corona yang sangat cepat ini sudah menginfeksi sebanyak 350 ribu orang di seluruh dunia. Total kematiannya sudah lebih dari 15 ribu. Sementara pasien yang pulih hanya ada 100 ribu orang.

“Butuh 67 hari kasus yang dilaporkan pertama untuk mencapai 100 ribu kasus, 11 hari untuk 100 ribu kasus kedua dan hanya empat hari untuk 100 ribu kasus ketiga,”ungkap Tedros pada acara konferensi pers di Jenewa, dilansir CNBC, Senin (23/3).

Baca Juga  Biji-bijian Kecil Chia Seed, Ternyata Bisa Turunkan Bobot Gula Darah

Tedros mengatakan bahwa pihaknya akan berbicara dengan kepala negara dan pemerintah G20 minggu ini. Hal ini dilakukan untuk meminta bekerja sama dalam meningkatkan produksi alat pelindung untuk dokter dan perawat.

Selain itu juga, WHO mengatakan bahwa jangan menempatkan larangan ekspor pada peralatan yang menyelamatkan jiwa. Bahkan WHO meminta pemasok alat pelindung untuk memprioritaskan pengiriman ke wilayah yang paling parah terkena dampak covid-19.

Tedros meminta kepada negara-negara G20 untuk bahu-membahu bersatu dalam menghadapi kasus ini.

Imbauan WHO

“Kami membutuhkan persatuan di antara negara-negara G20 yang memiliki lebih dari 80 persen dari PDB global,”jelasnya.

Baca Juga  Skenario Terburuk Dampak Covid-19, Dolar AS Tembus Rp 20.000

Dia juga mengatakan bahwa petugas kesehatan harus menjadi prioritas.

“Jika kita tidak memprioritaskan melindungi petugas kesehatan, banyak orang akan mati karena petugas kesehatan yang bisa menyelamatkan nyawanya malah sakit,”ungkapnya.

Pejabat kesehatan dunia memperkirakan bahwa lebih dari 26 juta petugas kesehatan layanan menyembuhkan pasien Covid-19. Pada Jum’at (23/3) para pejabat WHO memperingatkan bahwa wabah corona sudah membanjiri sistem kesehatan di seluruh dunia hanya dalam waktu beberapa minggu.

Di sisi lain, Pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Mike Ryan mengatakan bahwa lockdown saja tidak cukup untuk menghambat waban corona. Diperlukan langkah lain untuk menuntuskan masalah ini.

Baca Juga  Ini Tanggapan BPJS Saat Menkeu Minta Jamin Pasien Corona

“Yang benar-benar kita fokuskan adalah menemukan mereka yang sakit, mereka yang memiliki virus dan mengisolasi mereka, menemukan kontak mereka dan mengisolasi mereka,”ungkapnya.

“Bahaya saat ini dengan penguncian, jika kita menerapkan langkah-langkah kesehatan yang kuat sekarang, ketika pembatasan gerakan dan penguncian itu dicabut, bahayanya penyakit ini akan melonjak kembali,”terangnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here