IMF : Pandemi Corona Jadi Alasan Krisis Ekonomi Global!

0

KabarUang.com, Jakarta – Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) menyatakan bahwa saat ini ekonomi dan keuangan gobal mengalami krisis akibat pandemi corona. Hal ini karena covid-19 sudah hampir menyebar ke sleuruh negara.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Ketua Komite Moneter dan Keuangan Internasional Lesetja Kganyago. Hal serupa dikatakan pula oleh Direktur Pelaksana Moneter Internasional Kristalina Georgieva setelah dilakukannya panggilan konferensi.

Ilustrasi via NZHerald.com

“Kita berada dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di mana pandemi kesehatan global telah berubah menjadi krisis ekonomi dan keuangan,”demikian pernyataan resmi dari situs IMF, Jumat(27/03).

Krisis Ekonomi Global Akibat Pandemi Corona

Pernyataan ini sekaligus menjelaskan bahwa aktivitas ekonomi yang melambat dan output global akan berkontraksi tahun ini. Pihaknya mengatakan bahwa negara-negara anggota sudah mengambil tindakan luar biasa untuk fokus melawan covid-19. Terutama dalam menyelamatkan nyawa warganya dan melindungi kegiatan ekonomi. Namun ternyata, dibutuhkan lebih banyak langkah untuk mengatasi wabah yang saat ini sudah menyerang hampir seluruh negara.

Baca Juga  JK Katakan Sertifikasi Halal Sangat Penting Untuk Hajat Hidup Orang Banyak

“Negara-negara anggota telah mengambil tindakan luar biasa untuk menyelamatkan nyawa dan melindungi kegatan ekonomi. Tetapi dibutuhkan lebih banyak. Prioritas harus diberikan pada dukungan fiskal yang ditargetkan untuk rumah tangga dan bisnis yang rentan untuk mempercepat dan memperkuat pemulihan pada tahun 2021,”sambungnya, dilansir detikfinance.com.

Saat ini yang dibutuhkan negara-negara itu adalah bantuan untuk memperkuat respons krisis mereka dan memulihkan pekerjaan dan pertumbuhan. Hal ini mengingat kurangnya likuiditas valuta asing di ekonomi pasar berkembang serta beban hutang yang tinggi di berbagai negara dengan penghasilan yang rendah.

Baca Juga  Cara Bayar Pajak Motor Online - Mudah Praktis Tanpa Antri di Samsat

Untuk itu, IMF mengambil langkah untuk menggelontorkan dana hingga US$ 1 triliun Rp 1.600 triliun (kurs Rp. 16.000) untuk negara-negara anggotanya. IMF juga mengajak agar lembaga-lembaga keuangan lainnya membantu.

“IMF siap menggunakan kapasitas keuangan US$ 1 triliun untuk mendukung negara-negara anggotanya,”paparnya.

Selain itu, IMF juga akan memberikan bantuan berupa pembiayaan hutan dan instrumen keuangan lainnya untuk anggota yang dibutuhkan.

“Masalah-masalah ini akan dibahas oleh Dewan Eksekutif dalam beberapa minggu mendatang dengan maksud untuk membawa paket langkah-langkah yang kuat untuk pertimbangan IMFC di Pertemuan Musim Semi. Tujuan bersama kami adalah membuat respons krisis IMF semakin efektif dalam membantu para anggotanya mencapai pemulihan yang lebih cepat dan lebih kuat,”tutupnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here