Cegah Corona, BP Jamsostek Lakukan Layanan Secara Online

Di tengah pandemi corona, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) memaksimalkan pelayanan dalam jaringan (daring). Hal ini dilakukan melalui protokol layanan tanpa kontak fisik (Lapak Asik).

0
ilustrasi via kabar buruh indonesia com
ilustrasi via kabar buruh indonesia com

KabarUang.com , Jakarta – Di tengah pandemi corona, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) memaksimalkan pelayanan dalam jaringan (daring). Hal ini dilakukan melalui protokol layanan tanpa kontak fisik (Lapak Asik).

Protokol Lapak Asik merupakan layanan klaim daring melalui website dan aplikasi BPJSTKU. Juga  ditambah layanan dropbox di kantor cabang. Dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2020, muncul imbauan agar menghentikan seluruh kegiatan perkantoran sementara waktu dan menutup fasilitas operasional.

Kebijakan ini mendorong masyarakat bekerja dari rumah (Work From Home/WFH). Tercatat sebanyak 1.512 perusahaan dengan jumlah pekerja lebih dari 517 ribu orang pada hari Senin kemarin yang telah mengikuti instruksi Gubernur DKI Jakarta.

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga, Irvansyah Utoh Banja menjelaskan, wabah corona tak menghentikan pelayanan BP Jamsostek.

Baca Juga  Reuters : Sistem Kesehatan Indonesia di Ambang Jurang Ketika Virus Corona Muncul

Berdasarkan seruan Gubernur Jakarta, BP Jamsostek memutuskan untuk menyesuaikan Protokol Lapak Asik di DKI Jakarta agar sepenuhnya menggunakan mekanisme daring. Realisasinya melalui situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id, aplikasi BPJSTKU dan sarana komunikasi Whatsapp.

Penggunaan dropbox di kantor cabang DKI Jakarta untuk sementara dihentikan, agar interaksi antara peserta dan petugas BP Jamsostek dapat diminimalisasi. Hal ini diberlakukan untuk 17 Kantor Cabang dan 6 Kantor Cabang Perintis di Wilayah DKI Jakarta, mulai tanggal 24 Maret 2020 sampai dengan 5 April 2020.

“Langkah ini dilakukan semata-mata demi keselamatan dan kesehatan peserta dan karyawan BP Jamsostek. Kami tetap bekerja seperti biasa untuk melayani peserta, yang berbeda hanya sepenuhnya tanpa kontak fisik langsung”, ujar Utoh

Baca Juga  Saatnya Citilnk Semprot Disinfektak Untuk Cegah Corona

Protokol Lapak Asik ini memenuhi kebutuhan peserta untuk klaim dari proses awal klaim sampai dengan pembayaran dana JHT diterima oleh peserta,  tanpa ada interaksi fisik antara peserta dan petugas BP Jamsostek.

Utoh menjelaskan, bagi kantor cabang di luar wilayah DKI Jakarta, mekanisme Protokol Lapak Asik dijalankan dengan  penyerahan dokumen via dropbox di kantor cabang tetap masih berlaku. Tentunya dengan tetap menggunakan prosedur daring untuk registrasi awal.

Terkait kondisi saat ini, jam operasional pelayanan di seluruh kantor cabang BP JAMSOSTEK di luar wilayah DKI Jakarta juga disesuaikan. Yaitu mulai dari pukul 09:00 sampai dengan pukul 15:00 waktu setempat. Untuk informasi detail mengenai pelayanan ini, peserta dapat menghubungi Layanan Masyarakat 175 atau melalui kanal media sosial resmi BP Jamsostek.

Baca Juga  Apa Alasan Subsidi Energi Turun 20,3% di Kuartal I-2019 Ini Dia Penjelasannya

Utoh menegaskan, Pihaknya tetap berkomitmen untuk selalu mengedepankan layanan yang optimal kepada peserta BP Jamsostek meski dalam kondisi yang sangat menantang seperti saat ini. “Atas nama BP Jamsostek kami mohon maaf untuk ketidaknyamanan yang terjadi, dan kami berharap para peserta bisa memaklumi dan turut mendukung upaya pemerintah dalam menghentikan penularan wabah Covid-19 ini. Semoga apa yang kita lakukan untuk tetap tinggal di rumah selama beberapa waktu ke depan berkontribusi positif dalam penanggulangan Covid-19 ini”, tutup Utoh.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here