Usaha Matangkan Pemilik Usaha di Indonesia Google Luncurkan Fitur Baru

Google memiliki aplikasi baru bernama Google Primer, yang bertujuan untuk 'mematangkan' para pemilik usaha rintisan maupun pemilik usaha kecil dan menengah. Ini dilakukan melalui pelatihan dalam upaya mereka mengembangkan bisnisnya.

0
ilustrasi via news indotrading com
ilustrasi via news indotrading com

KabarUang.com , Jakarta – Google memiliki aplikasi baru bernama Google Primer, yang bertujuan untuk ‘mematangkan’ para pemilik usaha rintisan maupun pemilik usaha kecil dan menengah. Ini dilakukan melalui pelatihan dalam upaya mereka mengembangkan bisnisnya.

Sebelumnya tahun 2007, Google meluncurkan Google Apps Premier Edition, sebuah versi lain Google Apps yang difokuskan terutama pada pengguna bisnis. Produk ini memiliki beberapa tambahan seperti ruang disk lebih banyak untuk e-mail, akses API, dan penyokong utama, dengan harga USD50 per pengguna per tahun. Sebuah pertemuan besar Google Apps dengan 38.000 pengguna dilaksanakan di Universitas Lakehead di Thunder Bay, Ontario, Kanada.

Baca Juga  Dampak Perang AS-China, Ada Peluang untuk Para Pengusaha Mebel di Indonesia kata Presiden Jokowi

Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf menjelaskan, Google Primer ini merupakan kesinambungan dari pembukaan tempat pelatihan bernama Gapura Digital, yang tersebar di 10 kota di Indonesia sejak 2017 silam.

Dari Gapura Digital yang berada di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Medan, Pontianak, dan Makassar itu, Randy mengklaim telah melatih lebih dari satu juta pelaku UKM di Indonesia.

Baca Juga  Ingin Keren seperti Google, IBM Malah Pecat Sebanyak 100.000 Karyawan

“Hingga kini kami sudah melatih lebih dari 1,5 juta UKM di Indonesia,” kata Randy di Perpusnas, Jakarta, Selasa 18 Februari 2020.

Tak cukup sampai di situ, Google pun akan melakukan penambahan lokasi pelatihan di sejumlah kota lain, seperti misalnya Banda Aceh, Samarinda, Balikpapan, Pekanbaru, dan Kupang.

“Penambahan lokasi ini akan membuat kami semakin dekat dengan tujuan kami yakni untuk melatih dua juta UKM sampai tahun 2021 mendatang,” ujar Randy.

Baca Juga  Festival Indonesia di Moskow, Ajang Pamer Kebudayaan Indonesia

Dia juga menjelaskan, sejak tahun 2017 lalu, saat Google Primer dirilis, hingga saat ini aplikasi tersebut sudah meluncurkan 127 pelajaran dalam bahasa Indonesia.

Data Google sendiri mencatat, lebih dari tiga juta orang Indonesia diketahui juga telah meng-install dan memanfaatkan aplikasi tersebut.

“Karena yang kita perlukan dalam mengembangkan UKM adalah sedikit bantuan di saat yang tepat, dan di situ lah Google Primer hadir,” ujarnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here