Prancis Panik Akibat Virus Corona Covid-19, Pihaknya Kurangi Impor Produk China

0

KabarUang.com, Jakarta – Prancis yang mulai panik akibat maraknya cirus corona covid-19 kini mulai mengurangi impor dari China. Pihaknya bahkan mempertimbangkan untuk memproduksi barang-barang kebutuhan secara mandiri.

Ilustrasi via Berita Internasional

Menurut Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire, impor produk tertentu harus dipertimbangkan, bahkan diminimalisi. Dia mengatakan bahwa Prancis harus mengambil sikap untuk bisa fokus pada kemampuan menufakturnya. Bahkan kalau bisa, batu baterai pun harus diproduksi dari dalam negeri.

Kurangi impor China, Maksimalkan produksi dalam negeri

Melalui pernyataannya ke publik, Le Maire mengatakan bahwa Amerika Serikat dapat melakukan hal itu. Untuk itu, Eropa pun harus bisa melakukan hal yang sama. Dia mengungkapkan saat ini, negara harus bisa memanfaatkan bantua dana sebanyak 3,5 miliar euro dengan baik.

Baca Juga  Bulog Impor 100 Ton Daging Demi Memenuhi Konsumsi Dalam Negeri

“Ini bukan proteksionisme, tapi sebuah bentuk tanggung jawab,”ungkap Le Maire, dikutip dari laman Tech Times.

Namun, keputusan akhir terkait hal ini masih belum diumumkan dan sang menteri menyarankan agar situasi ini ditangai dengan penuh kehati-hatian.

Pasalnya beberapa waktu lalu, Prancis resmi mengabarkan bahwa ada salah satu warganya yang tewas akibat corona. Seorang turis berusia 80 tahun itu meninggal di Rumah Sakit Bitchat-Claude Bernard di Paris Utama.

Kabar itu, disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Prancis, Agnez Buzyn pada 15 Februari 2020 silam. Pria itu berasal dari Provinsi China, Hubei yang tiba di Prancis pada tanggal 16 Januari. Namun, dirinya baru mendapatkan perawatan di rumah sakit Prancis sejak tanggal 25 Januari lalu. Dirinya berada di ruang isolasi, namun kondisinya semakin memburuk dengan cepat.

Baca Juga  Pemerintah Berikan Santunan Kepada Tenaga Medis Corona, Sebagai Garda Terdepan Penanggulangan

Tidak hanya sendiri, pria tua itu datang bersama putrinya yang juga dirawat di rumah sakit yang sama. Namun, kabarnya dia akan segera pulih.

Saat ini, total kematian akibat Covid-19 di luar China mencapai 1.523. Dimana tiga kematian sebelumnya berasal dari Hongking, Filipina dan Jepang. Jumlah korban yang saat ini terinfeksi menjadi 66.492 setelah ditambahkan sebanyak 2.641 orang yang baru dikonfirmasi terinfeksi. Ini merupakan data terbaru dari Komisi Kesehatan Nasional China (NHC).

Baca Juga  Harga Minyak Dunia Terperosok 4 Persen Akibat Kenaikan Stok Minyak AS

Di sisi lain ekonomi global pun turut terdampa akibat virus corona yang menyebar dari Wuhan ini. Banyak sekali sektor manufaktur yang terhenti, bahkan perusahaan teknologi besar seperti Apple menarik diri dari China.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here