Kasus Virus Corona : 1.013 Orang Meninggal, 42.760 Terinfeksi

0

KabarUang.com, Jakarta – Kabar virus corona terbaru saat ini semakin banyak kasus korban meninggal dan terinfeksi corona. Saat ini angka kematian akibat corona virus sudah mencapai 1.000 lebih.

Dikutip dari www.worldometers.info pada Selasa (11/2) jumlah korban jiwa akibat cornan sebanyak 1.011 orang hingga pukul 05.00 WIB. Jumlah ini bertambah sebanyak 103 jiwa pada hari Senin (10/2).

Ilustrasi via Kronologi.id

Sementara itu, terjadi kematian di luar China, yakni di Filipina 1 orang dan di Hongkong 1 orang. Dengan demikian, wabah corona ini telah melumpuhkan sebanyak 1.013 jiwa. Kabarnya, angka kematian ini sudah melampaui jumlah korban akibat virus MERS yang pernah terjadi pada 2012, yakni 858 jiwa.

Baca Juga  Berhasil di Dunia Fashion , Kini Louis Vuitton Tambah Bisnis Rumah Makan

Jumlah korban akibat corona virus bertambah

Sementara, jumlah korban terinfeksi corona di China bertambah sebanyak 2.128 orang pada Selasa. Total pengidap virus corona di negeri tersebut sebanyak 42.299 orang.

Hingga saat ini, virus corona sudah menyebar ke 27 negara lain di Asia dan Eropa. Negara yang menyusul China berturut-turut yakni Jepang, Singapura, dan Hongkong. Masing-masing kasusnya tercatat ada 161, 45 dan 42 kasus di negara tersebut.

Sebagian kasus yang dikonfirmasi mengatakan bahwa di Jepang korban yang terinfeksi sebanyak 135 kasus. Korban itu adalah penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang sedang di karantina.

Baca Juga  Jokowi Usulkan Pendanaan Special Fund Untuk Perusahaan China Yang Berinvestasi di Indonesia

Dari total seluruh kasus di seluruh dunia sebanyak 6.495 dinyatakan dalam keadaan kritis. Di sisi lain, ada juga pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 4.097 orang.

Di Provinsi Huberi, China sendiri melaporkan bahwa ada 103 kematian pada Selasa, 11 Februari dilansir Bloomberg. Hubei ini menambahkan 2.097 kasus baru dalam jangka waktu 24 jam. Angka ini dinyatakan penambah harian terendah sejak awal februari. Jadi, total kasus di Hubei saat ini mencapai 31.728 kasus.

Tingkat kematian akibat virus corona dinyatakan mencapai 1 persen. Sedangkan tingkat kematian mencapai 18 persen untuk pasien dengan gejala berat.

Baca Juga  Ekspor Industri Tekstil Kini Meningkat Tiga Kali Lipat Pada Tahun 2030 Mendatang

“Dampak dari epidemi yang sedang berlangsung mungkin sebanding dengan pademi influenza utama abad kedua puluh,”ungkap Neil Ferguson, seorang ahli penyakit menular di Imperial College London.

Para peneliti ini menyatakan bahwa angka 1 persen itu diperkirakan dari apa yang sudah terjadi selama ini. Di sisi lain, tim riset juga mengatakan bahwa mereka harus hati-hati dalam melaporkannya karena banyak ketidakpastian yang terjadi.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here