Kantong Plastik Kini Kena Cukai Sebesar Rp450-500 Per Kantong Plastik

Jika mau belanja di minimarket, department store, hingga supermarket besar, konsumen sudah disodori kantong plastik berbayar seharga Rp200 per lembar. Ini merupakan kebijakan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sejak 1 Maret 2019.

0
ilustrasi via ayobandung com
ilustrasi via ayobandung com

KabarUang.com , Jakarta – Jika mau belanja di minimarket, department store, hingga supermarket besar, konsumen sudah disodori kantong plastik berbayar seharga Rp200 per lembar. Ini merupakan kebijakan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sejak 1 Maret 2019.

Sebelumnya kalau masih ingat di tahun 2016, sudah dilakukan uji coba kantong plastik berbayar di toko-toko ritel modern di 23 kota di seluruh Indonesia. Ada yang dipungut seharga Rp200, bahkan ada yang Rp5.000 per kantong.

Implementasinya sih diklaim membuahkan hasil, terutama terhadap penggunaan kantong kresek. Terjadi penurunan pemakaian hingga 80%. Artinya apa? Berarti kesadaran masyarakat akan sampah plastik meningkat.

Baca Juga  OJK Beri Izin Kepada Empat Perusahaan Layanan Pinjamana Online Berbasis Peer to Peer (P2P Lending)

Masyarakat dihadapkan pada dua pilihan. Jika ingin gratis, bawa tas belanja sendiri. Jika tidak, konsekuensinya ya membayar. Uang tambahan kantong plastik ini akan masuk dalam struk belanja.

Anda masih malas bawa tas belanja sendiri di minimarket atau supermarket? Siap-siap saja, harga kantong plastik bisa dua kali lipat lebih mahal di tahun ini.

Itu karena kantong plastik atau kresek sudah tidak gratis, ditambah pemerintah dalam waktu dekat bakal mengenakan cukai pada produk tersebut. Rencana kebijakan ini sudah disetujui DPR. Jadi, tinggal pelaksanaannya saja.

Kesepakatan antara pemerintah dan parlemen mengenai cukai kantong plastik ini, antara lain:

  • Tarif cukai yang dikenakan untuk kantong plastik atau kresek dengan ketebalan 75 mikron sebesar Rp30 ribu per kilogram (kg)
  • Atau sebesar Rp200 per lembar
  • Diberlakukan di toko ritel modern atau pusat perbelanjaan, seperti minimarket, supermarket, department store
  • Cukai tidak berlaku untuk plastik kemasan non-fabrikasi, seperti plastik kemasan gula, kantong plastik untuk tujuan sosial, keperluan perwakilan negara asing yang bertugas di Indonesia, keperluan penelitian, dan kantong plastik yang dibawa dari luar negeri.
Baca Juga  Bea Cukai Masuk Syarif Katakan Mampu Tahan Laju Impor Tekstil

Jadi mekanismenya, pemerintah akan memungut cukai kantong plastik ke produsen atau pabrikan. Dihitung per kilo. Misalnya pabrik plastik memproduksi kresek sebanyak 1.000 kg atau 1 ton. Dikalikan Rp30 ribu, maka setoran cukai pabrik tersebut ke negara sebesar Rp30 juta.

Nah biasanya produsen atau pabrik akan menaikkan harga jual kantong bisa Rp200 per lembar atau lebih. Sehingga harga kantong plastik menjadi sebesar Rp450-500 per lembar.

Baca Juga  Lelang 3.100 Menara, Berapa Harga Menara Indosat ?

Jika Anda belanja tanpa tas yang dibawa sendiri, dan harus menggunakan kantong plastik misalnya sampai 5 lembar, berarti harga yang harus dibayar sekitar Rp2.250-Rp2.500. Itu kalau satu kali belanja.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here