CEO AirAsia, Tony Fernandes Undur Diri!

0

KabarUang.com, Jakarta – CEO AirAsia, Tony Fernandes undur diri dari jabatannya di perusahaan penerbangan AirAsia. Hal ini disampaikan dalam pernyataan yang dilakukan perusahaan kepada Financial Times, pada Selasa (4/2).

Dalam pernyataannya, AirAsia menyatakan bahwa CEO AirAsia, Tony Fernandes dan Kamarudin Meranun melepaskan posisi mereka dari perusahaan selama dua bulan atau lebih.

Ilustrasi via KabarPenumpang

Di sisi lain mengenai saham AirAsia, dikabarkan menurun sebanyak lebih dari 5% pada pembukaan perdagangan Selasa. Pada hari sebelumnya, saham maskapai berbiaya murah ini anjlok sebanyak 10% pada hari pertama perdagangan sejak otoritas Inggris menerbitkan rincian penyelidikan terkait kasusu suap Airbus.

Kabar soal Tony Fernandes

Kabarnya ada dugaan suap US$50 juta dari Airus untuk klub olahraga yang dimiliki oleh dua eksekutif yang namanya tidak disebutkan. Namun, kemudian hal ini kemudian dibantah oleh pihak maskapai.

Baca Juga  Setelah Adanya Pertemuan Bank Sentral Eropa, Dolar AS Menguat

Tony Fernandes sendiri diketahui membeli AirAsia dari pemerintah Malaysia dengan harga kurang dari US$1 pada tahun 2001. Setelah itu, dia menjadikannya maskapai terbesar dunia.

Ia dan Kamarudin dikenal sebagai pecinta olahraga. Bahkan kabarnya, mereka pernah memiliki tim balap Formulai 1 Caterham yang kini sudah tidak ada. Namun, tim balap ini kemudian mendapat sponsor dari Airbus. Tony dan Kamarudin pun tercatat pernah menjadi pemilik mayoritas klub sepakbola London Quuens Park Rangers.

Terkait soal tuduhan itu, pihak komisi Anti Korupsi Malaysia juga mengatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang Inggris. Investigator Inggris ini mengatakan bahwa AirAsia dan AirAsia X memesan sejumlah 406 pesawat Airbus. Pada tahun antara 2005 dan 20014. Mereka diduga diberi hadiah dengan pesanan 180 pesawat dari Airbus sebagai pengambil keputusan utama.

Baca Juga  Indonesia Kini Mulai Tekankan Reformasi WTO Yang Harus Jamin Kepentingan Negara Berkembang

Di sisi lain, AirAsia mengatakan bahwa sponsor Airbus ke tim olahraga ini merupakan hal yang wajar dan kabarnya proses sponsorship ini sudah melalui penilaian internal. Sementara, Maskapai Malaysia menolak mengomentari identitas eksekutif yang disebutkan dalam penyelidikan.

Posisi Tony pada saat ini digantikan oleh Tharumalingam Kanagalingam atau Bo Lingam. Dia bergabung dengan AirAsia pada tahun 2001 dan menjabat sebagai Ground Operations Manager. Dirinya bertanggung jawab terhadap implementasi berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) pada sektor operasi dan pengadaan.

Baca Juga  Kasus Suap Air Asia dan Air Bus, Sebabkan CEO Mundur Hingga Jadi Trending Topic Twitter

Mengutip dari laman AirAsia, beliau juga menduduki sejumlah posisi strategis. Diantaranya seperti Purchasing and Supplies Senior Manager, Regional Guest Services Director serta President and Group Chief Operation Officer yang mengawasi di Malaysia, Thailand, indonesiap, Filipina, Jepang dan India.

Sebelum bergabung ke AirAsia, Bo ini bekerja di dalam industri penerbitan dan musik seperti di EMI Music Malaysia serta Operations Manager and Promotions Manager di Waner Music Malaysia.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here