Balitower Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahun Ini Sebesar 800 M

PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) bakal menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower Tahap I tahun 2020 sebesar Rp 800 miliar. Surat utang itu bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp 1,6 triliun.

0
ilustrasi via investor id
ilustrasi via investor id

KabarUang.com , Jakarta – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) bakal menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower Tahap I tahun 2020 sebesar Rp 800 miliar. Surat utang itu bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp 1,6 triliun.

Dalam penerbitan surat utang ini, perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, serta PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) sebagai wali amanat. Surat utang ini dijamin dengan aset berupa menara telekomunikasi milik perseroan dan entitas anak yang mencakup 100% dari total emisi obligasi, serta pembayaran tunai oleh PT Indonesia Infrastructure Finance sebagai penanggung obligasi sebesar 50% dari pokok obligasi yang diterbitkan apabila terjadi kelalaian oleh perseroan.

Baca Juga  Yuk! Mulai Nabung Emas di 2020

Direktur Utama BALI, Jap Owen Ronadhi mengatakan, dana dari penerbitan surat utang sebanyak 80 persen digunakan untuk pembayaran utang yang diantaranya kepada Bank Mandiri sebesar Rp 173,95 miliar, Bank Sinarmas sebesar Rp 159,22 miliar dan sebesar Rp 306,8 miliar.

Sedangkan, sebanyak 15 persen dana hasil obligasi akan digunakan untuk investasi pembangunan Microcell Pole (MCP) dan perluasan jaringan FTTX pada segmen corporate maupun ritel.

Baca Juga  Kementan Pastikan Harga Jangung 2020 Masih Berada di Posisi Stabil

Sementara sisanya 5 persen dana hasil obligasi akan digunakan untuk biaya operasional dan perawatan jaringan, serta instalasi perangkat ke pelanggan.

“Tahun ini kami bakal bangun sebanyak 400-500 MCP dengan tambahan 500-700 tenant,” kata Jap Owen dalam keterangannya, Jumat (31/1/2020).

Dalam penerbitan surat utang ini, PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) bertindak sebagai penanggung obligasi. Adapun jumlah obligasi yang akan ditanggung oleh IIF senilai Rp 400 miliar.

Surat utang dengan peringkat A dari Pefindo tersebut, dijamin dengan kesanggupan penuh atau full commitment oleh penjamin emisinya.

Baca Juga  5G Teknologi Jadi Inovasi Terbaru, Huawei Berharap Masyarakat Indonesia Semakin Melek Teknologi

Adapun penjamin emisinya adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas.

Sementara itu, Managing Director PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) David Agus selaku penjamin emisi mengatakan, Obligasi terdiri dari seri A dengan jangka waktu tiga tahun dan seri B dengan jangka waktu lima tahun.

“Untuk Seri A kisaran kupon 9,2 persen hingga 9,8 persen dan Seri B dengan kisaran kupon 9,7 persen hingga 10,3 persen,” kata David.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here