Akuntansi Sektor Publik, Pengertian, Tujuan, Fungsi, Jenis dan Karakteristik

0
Akuntansi Sektor Publik, Pengertian, Tujuan, Fungsi, Jenis dan Karakteristik
Ilustrasi via unsplash/aaronburden

Akuntansi sektor publik merupakan proses mengumpulkan, mencatat, mengklasifikasikan, serta menganalisis dan membuat laporan transaksi keuangan untuk sebuah organisasi atau instansi publik.

Organisasi sektor publik mempunyai cakupan yang luas. Dari instansi pemerintahan, badan usaha milik negara dan juga masyarakat. 

Tanpa disadari, akuntansi sektor publik mempunyai peranan yang sangat penting dalam menyusun laporan keuangan.

Praktiknya, seorang akuntan sektor publik bertugas menyediakan informasi bagi internal dan eksternal organisasi guna menciptakan akuntabilitas sektor publik yang berkaitan dengan transparansi dan pemberian informasi untuk pemenuhan hak pada publik. 

Bila dibandingkan dengan jenis akuntansi pada umumnya, akuntansi sektor publik lebih menekankan perihal siapa yang mengelola sumber dana dan asal sumber dana tersebut. Apakah berasal dari perorangan, organisasi yang berorientasi pada profit, atau organisasi non profit. 

Karakteristik dan Sifat Sektor Publik

Sifat dari organisasi sektor publik adalah organisasi non laba, di mana tujuannya adalah memberikan pelayanan pada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.

Perbedaan Akuntansi Sektor Publik dan Akuntansi Sektor Swasta

Adanya perbedaan lingkungan mengakibatkan adanya perbedaan dalam beberapa hal antara akuntansi sektor publik dengan sektor swasta. Beberapa komponen yang mempengaruhi akuntansi sektor publik antara lain adalah, ekonomi, kultur, demografi, dan politik. 

Dari sektor ekonomi, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi akuntansi sektor publik melingkupi tingkat inflasi, tenaga kerja produktif, pertumbuhan sektor ekonomi, nilai tukar mata uang, infrastruktur dan tingkat pertumbuhan pendapatan per kapita.

Sementara dari sektor politik, beberapa komponen yang mempengaruhi akuntansi sektor publik adalah hubungan antar lembaga, legitimasi hukum pemerintah, jaringan internasional, ideologi yang dianut, tipe pemerintahan yang berkuasa, dan hubungan antara masyarakat dengan negara. 

Komponen dari segi kultural yang mempengaruhi sektor publik terdiri dari beberapa hal. Diantaranya adalah historis, kondisi sosiologis masyarakat, tingkat pendidikan, karakteristik masyarakat dari berbagai daerah, sistem nilai yang berlaku ditengah-tengah masyarakat, dan keragaman suku, ras, budaya, agama, dan bahasa.

Baca Juga  Resmi Berkantor di Setiabudi Jakarta, Alumni Universitas Hasanuddin Reuni Dalam Wadah Koperasi Alumni Unhas (Kopalumni Unhas)

Sedangkan komponen yang mempengaruhi akuntansi sektor publik dari segi demografis adalah adanya tingkat pertumbuhan penduduk, migrasi, angka harapan hidup, kesehatan masyarakat, penyebaran usia penduduk dan tingkat pertumbuhan penduduk. 

Tujuan Akuntansi Sektor Publik

Ada dua tujuan dari akuntansi sektor publik, yakni:

1. Management control

Tujuan pertama dari akuntansi sektor publik adalah management control. Yaitu memberikan informasi yang dibutuhkan dalam mengelola organisasi secara tepat, efisien, cepat dan ekonomis dalam hal operasi ataupun penggunaan sumber daya yang diepercayakan untuk suatu instansi atau organisasi.

2. Accountability

Akuntabilitas pada akuntansi sektor publik hampir sama dengan management control. Yakni, untuk menyediakan informasi bagi manajer dari organisasi sektor publik dalam melaporkan pertanggungjawaban atas pelaksanaan sumber daya atau divisi yang berada di bawah kewenangannya. Tujuan lainnya adalah untuk melaporkan kegiatan pada publik atas operasi organisasi pemerintah dan anggaran publik. 

Bagi organisasi sektor publik, seiring dengan perkembangan, dalam menjalankan akuntansi sektor publik dituntut untuk mempertimbangkan value for money. Yakni konsep pengelolaan sektor publik yang berdasarkan pada 3 elemen. Yakni ekonomi, efisiensi, dan efektivitas tanpa mengesampingkan keadilan dan pemerataan. 

Dalam hal ini, elemen keadilan lebih mengacu pada tidak ada perbedaan bagi masyarakat dalam memperoleh fasilitas dan layanan publik yang berkualitas. Sementara elemen pemerataan adalah tuntutan supaya anggaran publik tidak hanya terfokus pada satu organisasi saja. 

Manfaat dari penerapan value for money adalah tercapainya peningkatan kualitas pelayanan sektor publik, meningkatnya efektivitas pelayan publik, dan menurunkan biaya pelayanan publik. 

Laporan Keuangan Sektor Publik

Laporan keuangan sektor publik merupakan salah satu proses dari akuntansi sektor publik. Merupakan gabungan dari macam organisasi yang kompleks, menghadirkan manajemen yang lebih bervariasi. Untuk bisa memenuhi akuntabilitas publik, terdapat dua hal yang menjadi faktor penting. 

Baca Juga  Mahasiswa UMM Sabet Penghargaan di Ajang FFMI 2019

1. Akuntabilitas vertikal

Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban terhadap pihak yang lebih tinggi atas pengelolaan dana. Seperti halnya pertanggungjawaban yang terjadi pada pengelolaan kedinasan kepada aparan pemerintah. Baik dari tingkat daerah hingga pusat. 

2. Akuntabilitas horizontal

Bentuk pertanggungjawaban sektor publik kepada masyarakat luas atas pengelolaan dana dalam organisasi. 

Fungsi dan Tujuan dari Laporan Keuangan Sektor Publik

Salah satu proses dalam akuntansi sektor publik adalah pembuatan laporan keuangan. Sebagai bentuk pelaksanaan akuntansi sektor publik, laporan keuangan mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut: 

1. Kepatuhan dan pengelolaan 

Adanya laporan keuangan menjadi bentuk dari kepatuhan akan proses akuntansi sektor publik. Hal ini dapat menjadi jaminan untuk pengguna laporan dan pihak otoritas bahwa pengelolaan keuangan dalam organisasi sektor publik dilakukan secara baik dan transparan. 

2. Akuntabilitas dan pelaporan retrospeksi

Akuntansi sektor publik dalam bentuk laporan keuangan dapat digunakan sebagai pertanggungjawaban terhadap publik guna mengetahui kinerja dan evaluasi, sebagai alat pembanding dengan organisasi lain, mengetahui target yang telah ditetapkan oleh suatu organisasi sektor publik, hingga mengetahui biaya atas barang dan jasa yang telah diterima. 

3. Perencanaan dan informasi otorisasi

Sebagai bentuk dari akuntansi sektor publik, laporan keuangan berfungsi dalam pembuatan perencanaan, kebijakan dan aktivitas pada masa mendatang. Selain itu, laporan keuangan juga dapat digunakan untuk mencari informasi terkait otorisasi penggunaan dana. 

4. Hubungan dengan masyarakat

Dalam pelaksanaan organisasi sektor publik dan akuntansinya, laporan keuangan berfungsi untuk memberikan kesempatan pada organisasi supaya dapat berkomunikasi dengan publik. 

5. Sumber fakta dan gambaran

Pelaksanaan akuntansi sektor publik dibutuhkan informasi dan gambaran terkait organisasi secara lengkap. Dan semua itu, dapat diperoleh dari laporan keuangan. 

Tugas utama dari akuntansi sektor publik adalah menyiapkan laporan keuangan. Hal ini menjadi salah satu bentuk dari pelaksanaan akuntansi publik. Dari segi internal, laporan keuangan dapat digunakan sebagai pengendalian dan evaluasi kerja dari organisasi tersebut. Sementara dari segi eksternal, laporan keuangan menjadi bentuk pertanggungjawaban pada publik. 

Baca Juga  5 Bahasa Kasih yang Perlu Kamu Tahu, Jangan Gagal dalam PDKT!

Pelaksanaan sektor sekarang ini bisa dibilang telah memasuki era desentralisasi, di mana akuntansi pemerintahan berada di tingkat Provinsi atau Kabupaten yang nantinya akan bertanggungjawab melaporkan pelaksanaan organisasi sektor publik kepada pemerintah pusat. 

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, bidang akuntansi ini mengontrol seluruh transaksi yang berkepentingan dengan masyarakat dan juga negara. Dengan adanya laporan keuangan sektor publik, penggunaan keuangan negara yang hakikatnya merupakan uang rakyat bisa lebih transparan lagi. 

Dalam pengelolaannya, untuk menciptakan akuntabilitas sektor publik dapat dikelola oleh lembaga pemerintah ataupun swasta yang bertujuan non profit. Sementara akuntansi komersial dikelola oleh pihak swasta maupun pemerintah yang bertujuan profit. 

Dalam perhitungan dan penganggaran biaya pemerintahan, akuntansi menjadi pedoman perhitungan untuk terhindar dari pengeluaran yang tidak bermanfaat. Sehingga, anggaran dapat tetap terkontrol dan tidak mengalami pembengkakan. Baik secara keseluruhan maupun pada sektor-sektor tertentu.

Displin Ilmu Akuntansi Sektor Publik

Dalam dunia pendidikan, jurusan akuntansi sektor publik merupakan pendalaman materi yang sangat prospektif. Dunia usaha dan publik saat ini membutuhkan tenaga ahli dibidang ini, berikut materi/mata kuliah yang dipelajari pada jurusan akademis ini:

  1. Matematika Ekonomi
  2. Manajemen Sumberdaya Manusia
  3. Akuntansi Keuangan Menengah
  4. Akuntansi Biaya
  5. Manajemen Keuangan
  6. Hukum Pajak
  7. Sistem Informasi Akuntansi
  8. Akuntansi Manajemen
  9. Analisis Laporan Keuangan
  10. Ekonometrik
  11. Perpajakan
  12. Akuntansi Sektor Publik
  13. Manajemen Keuangan Sektor Publik
  14. Praktik Pengisian SPT Pajak Penghasilan
  15. Akuntansi Pertanggung Jawaban Sosial
  16. Praktik Pengisian Pajak Pertambahan Nilai dan Bea Meteria
  17. Analisis Keuangan Sektor Publik

Demikianlah pentingnya akuntansi sektor publik, tujuan dan juga manfaatnya dalam organisasi publik untuk menciptakan operasional organisasi yang lebih efisien, transparan, dan efektif. Semoga bermanfaat untuk Anda. 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here