Tourindo Guide Perdana Resmi Catat Sahamnya di BEI

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk atau PGJO resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, dan menjadi emiten pertama di 2020 melalui skema penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

0
ilustrasi via market bisnis com
ilustrasi via market bisnis com

KabarUang.com , Jakarta – PT Tourindo Guide Indonesia Tbk atau PGJO resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, dan menjadi emiten pertama di 2020 melalui skema penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata, PTTourindo Guide Indonesia Tbk (Perseroan), resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten dengan kode saham PGJO ini merupakan marketplace pertama yang melantai di BEI melalui Papan Akselerasi.

PGJO melepas 48,98 persen dari total saham kepada masyarakat. Dengan harga Rp80 per saham, perusahaan memperoleh dana segar dari aksi korporasi ini memcapai Rp12 miliar. PGJO menunjuk PT Surya Fajar Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Baca Juga  PT Tridomain Performance Materials Tbk Berencana Menerbitkan Obligasi II Tahun 2019 Senilai Rp400 Miliar

CEO PGJO, Claudia Ingkiriwang berharap melalui IPO, PGJO dapat dimiliki bersama oleh masyarakat luas. “Sesuai dengan nilai inti dari PGJO, diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk membangun ekosistem pariwisata dari Sabang sampai Merauke,” kata Claudia, Rabu (8/1).

Selain itu, Claudia berharap setelah PGJO melantai di Bursa, PGJO dapat menjadi inspirasi untuk startup lainnya agar berani untuk melantai di bursa. Seperti diketahui, OJK dan BEI telah memberikan kemudahan dengan dibukanya papan akselerasi untuk UMKM dan startup.

Claudia optimistis, bisnis marketplace khususnya di bidang pariwisata dapat bertumbuh dengan baik ke depannya. Menurutnya, sektor pariwisata bisa menjadi primadona pemasukan devisa negara sehingga berdampak positif kepada PGJO.

Baca Juga  Cara Melihat Harga Saham Tahunan, Laporan Keuangan

Kebijakan pemerintah untuk memperkuat promosi pariwisata nasional untuk meningkatkan masa tinggal wisatawan mancanegara berdampak positif kepada Penawaran Umum dari PGJO. Aktivitas ini meliputi promosi digital, pengembangan paket wisata, dan perluasan paket wisata di destinasi liburan berbagai daerah di Indonesia.

Ke depan, Claudia menargetkan tidak hanya akan menggandeng wisatawan domestik, tapi juga wisatawan mancanegara. “Hal ini tentunya membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan pariwisata, tak terkecuali masyarakat Indonesia sebagai tuan rumah,” tutup Claudia.

Baca Juga  PT Marga Abhinaya Abadi Tbk Rugi Bersih Rp 88 M

Di kesempatan yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, PGJO ini merupakan startup digital marketplace yang pertama melantai di Bursa Efek lndonesia.

“Di mana, PGJO ini juga merupakan perusahaan binaan BEI di IDX Incubator,” kata Nyoman.

Dia menyebut, emiten di Papan Akselerasi semacam PGJO ini nantinya juga berpotensi untuk dicatat di Papan Pengembangan, bahkan Papan Utama.

“Kami mengawali pencatatan saham perdana yang pertama di 2020, dan PGJO sebagai perusahaan yang pertama mencatatkan saham di tahun ini sekaligus juga sebagai emiten pertama yang dicatatkan di papan akselerasi,” ujar Nyoman.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here