PLN Teken Kontrak 5 Tahun Untuk Amankan Kebutuhan Batubara

0

KabarUang.com, Jakarta – Untuk memenuhi kebutuhan batu bara, PT PLN (Persero) melakukan kontrak jangka panjang dengan periode kontrak sekitar 5 tahun.

Ilistrasi PLTU Celukan Bawang

Tercatat telah terjadi peningkatan tambahan kapasitas pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) hingga akhir tahun 2019 sebanyak 3.017 MW.

Untuk tahun 2020 ini direncanakan, seiring dengan penigkatan realisasi megaproyek 35000 MW, akan dilakukan penambahan kapasitas PLTU mencapai 5.000 MW.

Dari tahun 2020 diproyeksi kebutuhan akan batu bara untuk pembangkit listrik sebanyak 109 juta ton, tahun 2021 sekitar 121 juta ton, tahun 2022 dibutuhkan 129 juta ton, tahun 2023 sebanyak 135 juta ton, tahun 2024 sebanyak 137 juta ton, tahun 2025 sebanyak 126 juta ton, tahun 2026 kebutuhan 133 juta ton, tahun 2027 sekitar 144 juta ton, dan tahun 2028 diproyeksi 153 juta ton.

Baca Juga  Meningkat Sekitar 4,31%, Penjualan Listrik PLN Kini Ditopang Oleh Pelanggan Industri

Seiring meningkatnya kapasitas PLTU, PLN berharap kontrak jangka panjang dapat mengamankan kebutuhan batu bara-nya.

“Pokoknya berapapun kami akan ambil. Pemerintah sudah menjamin DMO diperpanjang, jadi tidak ada alasan tidak ada batu bara,” jelas Haryanto WS, Direktur PLN Regional Jawa Madura Bali , seperti dikutip dari bisniscom (13/01/20).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here