√ MANAJEMEN Pendidikan Anak Usia Dini PAUD, Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Prinsip

0
Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini PAUD
Ilustrasi pendidikan anak kelompok usia dini via atlantaparentcom

Manajemen pendidikan anak usia dini atau yang biasa disebut sebagai manajemen PAUD merupakan konsep manajemen yang sangat penting dimengertiP secara mendalam. Paham pengertian serta fungsi dari manajemen PAUD ini penting dalam membangun organisasi serta implementasi bagi anak-anak Anda?

Pada kesempatan kali ini, izinkan kami untuk memberikan informasi lengkap mengenai manajemen PAUD, ruang lingkupnya, tujuan serta fungsi, dan juga aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk menunjang manajemen PAUD tersebut.

Pengertian Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Sebelum kita melangkah lebih jauh mengenai manajemen pendidikan anak usia dini atau PAUD, Anda perlu mengetahui pengertian manajemen PAUD itu sendiri. Kita semua tahu bahwa manajemen disini diambil dari bahasa inggris management yang dapat berarti mengarahkan, mengatur, atau mengelola.

Pengertian Manajemen Menurut Ahli

Berikut adalah pengertian manajemen menurut para ahli:

1. Lawrence A. Appley

Menurut Lawrence A. Appley, pengertian manajemen adalah suatu tindakan atau keahlian seseorang, organisasi atau kelompok yang dapat menggerakkan orang lain agar mau melakukan sesuatu.

2. George Robert Terry

Menurut George Robert Terry, pengertian manajemen adalah suatu proses khas berupa beberapa tindakan yaitu perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan, dan pengawasan. Dengan memanfaatkan semua sumber daya yang ada berusaha mencapai target.

3. Ricky W. Griffin

Menurut Ricky W. Griffin pengertian manajemen adalah suatu proses perencanaan, koordinasi, organisasi, dan kontrol semua sumber daya dengan cara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan.

4. Hilman

Menurut Hilman, pengertian manajemen adalah suatu fungsi dalam mencapai target/tujuan dengan perantara kegiatan dari orang lain. manajemen juga menurut hilman merupakan tindakan pengawasan usaha-usaha setiap individu dalam upaya mencapai tujuan yang sama.

5. Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A

Menurut Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A, pengertian manajemen merupakan suatu ilmu perilaku dari sisi sosial eksak bukan dari tanggungjawab keselamatan serta kesehatan kerja baik dari sisi perencanaannya.

6. James A. F. Stoner

Menurut James A. F. Stoner, pengertian manajemen adalah sebuah proses perencaan, pengorganisasian, leadership, serta pengendalian upaya dari anggota organisasi untuk mencapai tujuan bersama organisasi dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Dengan demikian, manajemen PAUD dapat diartikan sebagai salah satu cara untuk mengatur, mengelola, dan juga mengarahkan agar terjalin sebuah proses interaksi yang edukatif antara guru dan peserta didik dalam lingkungan yang teratur dan tersistem serta terencana guna mencapai tujuan pendidikan anak usia dini.

Baca Juga  Kemenparekraf Berikan 4 Prinsip Untuk Dorong UMKM Ditengah Pademi

Sederhananya, manajemen PAUD ini dapat diartikan sebagai salah satu upaya untuk mengatur tumbuh kembang anak ke arah yang lebih baik. Seperti namanya, manajemen PAUD ini sendiri ditargetkan pada anak-anak usia dini di bawah 6 tahun. Biasanya, para orangtua akan memberikan pendidikan tersebut sebelum anak-anak mereka memasuki Sekolah Dasar atau SD.

Sejarah PAUD di Indonesia

Sejarah PAUD di Indonesia berasal dari Kindergaten yang dibawa oleh Hindia Belanda
Ilustrasi kegiatan belajar anak-anak PAUD via lpiarrahmanschid

Sejarah PAUD di Indonesia dan Perkembangan dari waktu ke waktunya. Sejarah lahirnya program Pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia sama halnya dengan memahami perjalan panjang pendidikan di Indonesia.

Jika dirunut dari asal mula lahirnya PAUD di Indonesia, sesungguhnya PAUD dimulai sejak masa sebelum kemerdekaan. Secara garis besar setidaknya lahirnya PAUD dapat ditelusuri dalam dua periode, yaitu pada masa pergerakan nasional pada penjajahan Belanda (1908-1941) dan masa penjajahan Jepang (1942-1945).

Lahir dan berkembangnya PAUD di Indonesia pun tidak terlepas dari sejarah perkembangan PAUD di dunia internasional, dimana pemerintah Hindia Belanda membawa konsep sekolah Kindergarten (Kinder = Anak, Garten = Taman)

Umur yang pas untuk anak-anak memulai pendidikan usia dini ini adalah pada saat memasuki umur 3 tahun. Untuk mendapatkan manajemen pendidikan anak usia dini ini, Anda tidak perlu bingung karena terdapat beberapa lembaga pendidikan yang menyediakan layanan PAUD seperti Taman Kanak-Kanak atau TK, Tempat Penitipan Anak atau TPA, Kelompok Bermain, dan lain sebagainya.

Dalam lembaga-lembaga tersebut, anak-anak akan mulai diajarkan bagaimana bersosialisasi dan bermain dengan teman-teman mereka, budi pekerti, dan kebiasaan-kebiasaan baik agar terbentuk kepribadian yang baik.

Usia dan Lembaga untuk PAUD

Usia dan Lembaga untuk PAUD, design ruangan belajar sekolah anak usia dini
Ilustrasi design ruang kelas sekolah anak via pinterestcom

Untuk lebih jelasnya, ruang lingkup untuk pendidikan anak usia dini atau PAUD sendiri didasarkan pada usia anak, yaitu:

  1. Infant atau anak-anak usia 0 hingga 1 tahun
  2. Toddler atau anak-anak usia 2 hingga 3 tahun
  3. Preschool atau Kindergarten Children atau anak-anak usia 3 hingga 6 tahun
  4. Early Primary School atau anak-anak yang baru memasuki Sekolah Dasar usia 6 hingga 8 tahun

Sedangkan, untuk lembaga yang biasanya menyediakan layanan pendidikan anak usia dini atau PAUD adalah sebagai berikut:

  1. Taman Kanak-Kanak atau TK
  2. Satuan PAUD Sejenis atau SPS
  3. Kelompok Bermain atau KB
  4. Taman Penitipan Anak atau TPA
  5. Bustanul Athfal atau BA
  6. Raudatul Athfal atau RA
Baca Juga  Jelang Akhir Tahun, BI Siapkan Uang Tunai Sekitar Rp 100 Triliun

Ketika muncul pertanyaan apakah perlu atau wajib diberikan pendidikan anak usia dini, jawabannya tentu wajib dan perlu. Sebab, memberikan pendidikan sedari dini akan jauh lebih efektif dan efisien daripada ketika Anda memberikan pendidikan setelah mereka memasuki sekolah.

Terlebih, dalam memberikan pendidikan, Anda juga tidak perlu mendaftarkan anak Anda ke lembaga PAUD karena sejatinya pendidikan tersebut dapat Anda berikan di lingkungan rumah.

Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Selain ruang lingkup paud yang didasarkan pada usia anak, Anda juga perlu mengetahui ruang lingkup dari manajemen pendidikan anak usia dini atau PAUD tersebut. Seperti yang telah kami jelaskan di awal artikel, manajemen PAUD berarti tata kelola sekolah yang akan berdampak pada tumbuh kembang anak.

Dengan demikian, ruang lingkup dari manajemen PAUD melingkupi apa saja yang dikelola, bagaimana cara mengelolanya, bagaimana proses perencanaannya, dan bagaimana manajemen tersebut diarahkan. Sederhananya, dapat Anda lihat pada daftar dibawah berikut ini:

  1. Manajemen kurikulum PAUD
  2. Manajemen anak didik
  3. Manajemen desain lingkungan
  4. Manajemen pengawasan
  5. Manajemen tenaga pendidik
  6. Manajemen sarana dan prasarana
  7. Manajemen proses, input, dan output

Tujuan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Tujuan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Ilustrasi tujuan manajemen pendidikan anak via yournibcom

Adapun dua tujuan direalisasikannya manajemen pendidikan anak usia dini. Dua tujuan tersebut yaitu efektif dan efisien. Apa maksudnya? Mari kita simak penjelasannya berikut ini.

  • Efektif

Efektif disini maksudnya adalah program-program PAUD yang dilakukan baik melalui lembaga maupun tidak, terlaksana secara tepat dan mencapai target yang diinginkan dengan melibatkan seluruh komponen dari manajemen PAUD tersebut.

  • Efisien

Efisien disini maksudnya adalah program-program PAUD yang dilakukan menggunakan seminimal mungkin sumber daya. Dengan kata lain, kata efisien disini dapat diartikan sebagai penghematan.

Meskipun terdengar cukup mudah untuk mempraktekkan kedua hal tersebut, namun pada kenyataannya, cukup banyak lembaga-lembaga pendidikan yang kurang bisa untuk mengimplementasikan kedua hal tersebut. Untuk membantu Anda memahami lebih lanjut mengenai kedua tujuan tersebut, Anda perlu memahami intinya.

Inti dari tujuan efektif dan efisien sendiri biasanya berhubungan dengan bagaimana mengambil keputusan yang tepat dan melakukan pemberdayaan seluruh komponen PAUD yang ada sehingga dapat mencapai target semaksimal mungkin.

Contoh kasus dari kedua tujuan tersebut adalah, ketika ada lembaga pendidikan yang akan memperkenalkan alat permainan edukatif pada murid-muridnya, lembaga tersebut pada dasarnya tidaklah perlu membeli alat permainan edukatif.

Baca Juga  Ekonomi RI Semester I-2019 Dinyatakan Melambat Imbas Dari Pelemahan Perekonomian Global

Sebaliknya, lembaga tersebut dapat mengerahkan tenaga pendidik mereka, dalam hal ini guru, orang tua serta murid-murid untuk membuat sendiri alat permainan edukatif mereka sendiri dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar mereka.

Dengan begini, kedua tujuan efektif dan efisien telah dengan mudah tercapai. Bagaimana bisa? Tujuan efektif telah tercapai karena pada dasarnya, tujuan daripada alat permainan edukatif adalah untuk menstimulasi perkembangan anak. Dengan membiarkan para murid merakit sendiri alat permainan mereka, maka hal tersebut sudah merupakan cara untuk menstimulasi perkembangan mereka.

Sedangkan, tujuan efisien telah tercapai karena lembaga pendidikan tersebut tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli alat permainan edukatif karena memilih untuk memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar. Dengan kata lain, baik manfaat maupun hematnya telah didapatkan oleh lembaga tersebut.

Prinsip Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Ada empat prinsip manajemen pendidikan anak usia dini yang setidaknya perlu Anda ketahui. Keempat prinsip tersebut haruslah dijalankan agar manajemen PAUD dapat berjalan dan berfungsi dengan baik. Keempat prinsip tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Komitmen dan ketegasan
  2. Profesionalisme
  3. Komunikasi dan koordinasi
  4. Kompetisi

Fungsi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Fungsi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Ilustrasi fungsi PAUD via maplewoodyearroundcom

Selain keempat prinsip di atas, ada juga fungsi-fungsi dari manajemen pendidikan anak usia dini yang perlu Anda ketahui. Setidaknya ada empat fungsi yang perlu Anda ketahui. Keempat fungsi tersebut juga perlu untuk dijalankan agar mudah bagi pengelola untuk merencanakan, mengawasi, mengorganisir, dan juga mengendalikan. Keempat fungsi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Kepemimpinan
  4. Pengawasan

Aplikasi Penunjang PAUD

Untuk semakin memudahkan para pengelola manajemen pendidikan anak usia dini atau PAUD dan para orang tua, pihak Kementerian dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan aplikasi yang bernama Manajemen PAUD. Aplikasi ini dapat Anda akses di situs resmi KEMENDIKBUD. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan manajemen pendidikan anak usia dini akan semakin maju dan semakin bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here