Indonesia Berhasil Menjadi Salah Satu Pasar Terbesar GIM Asia Pasifik Lewat E-sports

Pesatnya industri kreatif khususnya seperti e-sports di Indonesia, dalam beberapa tahun belakangan ini seperti langsung melambung dan menjadi perhatian dunia. Menurut data terbaru dari Newzoo, Indonesia telah menjadi salah satu pasar gim terbesar di Asia Pasifik dengan angka mencapai US$941 juta (sekitar Rp13 triliun) dengan populasi online 52,6 juta dan jumlah gamers mencapai 34 juta.

0
ilustrasi via id techinasia com
ilustrasi via id techinasia com

KabarUang.com , Jakarta – Pesatnya industri kreatif khususnya seperti e-sports di Indonesia, dalam beberapa tahun belakangan ini seperti langsung melambung dan menjadi perhatian dunia. Menurut data terbaru dari Newzoo, Indonesia telah menjadi salah satu pasar gim terbesar di Asia Pasifik dengan angka mencapai US$941 juta (sekitar Rp13 triliun) dengan populasi online 52,6 juta dan jumlah gamers mencapai 34 juta.

Walaupun masih menjadi pro kontra terhadap keberadaan e-sports di Indonesia, namun tak dapat dipungkiri industri ini telah banyak membuka lapangan pekerjaan baru di sektor industri kreatif yang berimbas keuntungan terhadap sektor ekonomi yang tidak sedikit untuk Indonesia. 

Baca Juga  IHSG Kini Anjlok Sebesar 1,06% ke Level Angka 6.386

Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Eddy Lim, mengatakan hingga saat ini, perkembangan industri e-sports telah memberikan banyak manfaat bagi orang banyak. Salah satunya yaitu menciptakan lapangan pekerjaan baru yang begitu beragam.

“Tak hanya menjadi atlet di industri ini, seseorang juga dapat berperan sebagai organizer, shoutcaster, konten kreator, dan berbagai profesi lain sesuai talenta. Tinggal bagaimana kita berpikir kreatif serta mengasah keahlian agar bisa masuk ke bidang-bidang tersebut,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Hal senada juga dikatakan oleh Pengamat Ekonomi dan juga Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo, kompetisi e-sports yang banyak digelar di dalam negeri mempunyai peluang terhadap dampak ekonomi di Indonesia, seperti potensi devisa bagi negara dan termasuk penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga  Kementan Duga Kenaikan Harga Daging Akibat Ulah Broker Jelang Lebaran

”Saya setuju industri ini mampu mendatangkan devisa bagi negara dan juga karir baru bagi anak-anak muda di industri game berbasis online ini,” ujar Yustinus.

Menurutnya, industri e-sports dengan kompetisi yang banyak dilakukan, jangan dianggap sebelah mata tetapi sebagai peluang ekonomi dan dan dapat mengangkat nama baik Indonesia di luar negeri karena atlet yang berisi anak-anak muda  telah sukses menjuarai berbagai macam game online tersebut hingga ke tingkat internasional.

Baca Juga  Sepanjang Tahun 2019, Ekonomi Indonesia Tetap Stabil Ditengah Guncangan Ekonomi Global

Yustinus juga menambahkan, industri ini bakal menjadi pilar ekonomi baru bangsa ini yang harus dikembangkan pemerintah, jangan sampai tertinggal oleh negara lain. Kemudian soal industri e-sports mempunyai karier yang bagus, dirinya setuju apabila hal ini turut didukung pula oleh keluarga, karena mampu mendatangkan penghasilan yang cukup besar.

Persoalannya, tinggal pemerintah dan pelaku industri ini untuk lebih meningkatkan literasi akan peluang karier industri e-sports kepada masyarakat luas, agar balance dengan dunia pendidikan.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here