Bill Gates : Miliarder Harus Bayar Pajak Lebih

0

KabarUang.com, Jakarta – Pendiri Microsoft Corp yang juga dikenal sebagai miliarder, Bill Gates mengatakan bahwa miliarder diharuskan membayar pajak lebih tinggi.

Ilustrasi via Inet Detik

Dirinya dengan kekayaan yang mencapai lebih dari US$50 miliar pada awal dekade ini menyumbangkan banyak hartanya untuk memerangi kemiskinan dan amal. Bill Gates telah memberikan miliaran dolar untuk meningkatkan perawatan kesehatan serta mengembangkan pendidikan.

Namun, pada waktu yang sama, kekayaan Bill Gates justru meningkat lebih dari dua kali lipat selama periode tersebut. Hal ini karena melonjaknya pasar saham dan kebijakan pajak yang menguntungkan.

Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (3/1) dirinya menulis bahwa anggota parlemen AS harus menutup celah, meniakkan pajak capital gain dan pajak tanah sehingga sama dengan tingkat pendapatan tenaga kerja.

Baca Juga  Pemerintah Lebih Dulu Melihat Perkembangan dari realisasi APBN Sampai Semester I 2019

Orang kaya harus membayar lebih tinggi

“Saya telah dihargai secara tidak proporsional untuk pekerjaan yang saya lakukan, sementara banyak orang lain yang bekerja sama sulitnya untuk bertahan. Itulah sebabnya saya menggunakan sistem pajak dimana, jika anda memiliki lebih banyak uang, anda membayar presentase pajak yang lebih tinggi. Saya pikir orang kaya harus membayar lebih dari yang mereka lakukan sekarang, dan itu termasuk Melinda dan saya,”tulisnya dilansir bisnis.com.

Kekayaan Gates sendiri saa ini sebesar $113,7 miliar menurut Blomberg Billionaires Index. Dia termasuk kedalam 500 peringkat orang terkaya di dunia. Sebelumnya, pada tahun 2010, Gates dan Melinda mengumumkan soal Giving Pledge dengan Warren Buffet. Hal ini terkait dengan permintaan kepada miliarder untuk menandatangi surat yang berisi bahwa mereka akan memberikan potongan kekayaan mereka. Hasilnya, pada Mei, sebanyak 204 dari 23 negara setuju untuk ikut partisipasi.

Baca Juga  Bill Gates Sarankan Agar Petugas Kesehatan Lebih Dulu Dites Corona

Dalam dekade terakhir, kekayaannya terus meningkat. Pada bulan November tahun lalu Gates menyatakan bahwa dia keberatan dengan pajak kekayaan yang diusulkan oleh presiden Elizabeth Warren dan Bernie Sanders.

Melalui postingan blognya, Gates menuliskan bahwa dia tidak lagi bisa mengambil posisi pada berbagai proposal yang menjadi perdebatan selama kampanye.

“Tapi saya percaya kita bisa membuat sistem kita lebih adil tanpa mengorbankan insentif untuk berinovasi. Orang Amerika mempunyai peringkat 1% mampu membayar lebih banyak sebelum berhenti 1970 ketika Paul Allen dan saya memuai Microsoft, tarif pajak meginal hampir dua kali lipat dari tarif tertinggi hari ini.Tidak ada salahnya insentif kami untuk membangun perusahaan yang hebar,”tutupnya.

Baca Juga  Berkaca Dari Neraca Dagang Surplus, BI Bakal Jaga Stabilitas Ekonomi
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here