Atasi Saham Gorengan, BEI Lebih Teliti Perhatikan Gerak Saham Eminten

Belakangan ini saham gorengan sering mencuat di pemberitaan. Semuanya bermula dari bergulirnya pemeriksaan kasus skandal PT Asuransi Jiwasraya yang disinyalir salah urus investasi ke saham gorengan.

0
ilustrasi via bisnis tempo co
ilustrasi via bisnis tempo co

KabarUang.com , Jakarta – Belakangan ini saham gorengan sering mencuat di pemberitaan. Semuanya bermula dari bergulirnya pemeriksaan kasus skandal PT Asuransi Jiwasraya yang disinyalir salah urus investasi ke saham gorengan.

Kemudian Presiden Joko Widodo juga telah menyinggung saham gorengan saat membuka perdagangan saham awal tahun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga sempat menyinggung adanya predator saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan semua transaksi perdagangan di pasar modal selalu berada dalam pengawasan otoritas Bursa. Termasuk dalam mengidentifikasi saham-saham yang berisiko digoreng.

Saham gorengan merujuk pada saham yang memiliki votalitas tinggi, tetapi kondisi fundamentalnya tidak baik. Otoritas Bursa menyatakan telah memiliki mekanisme tersendiri untuk mengantisipasi aktivitas saham gorengan.

Baca Juga  Tourindo Guide Perdana Resmi Catat Sahamnya di BEI

“BEI selalu melakukan tindakan yang sesuai dan memadai untuk mengatasi hal tersebut,” kata Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan, Kristian S Manullang, dalam acara Media Gathering, Jumat (10/1).

Kristian menjelaskan mekanisme pencegahan saham gorengan dimulai dengan memperhatikan pergerakan saham sebuah emiten. Apabila terjadi aktivitas pasar yang tidak wajar atau unusual market activity (UMA), otoritas Bursa akan melakukan suspensi terhadap saham tersebut apabila harga masih terus bergejolak.

Baca Juga  BEI Menghapus Pencatatan Efek Saham Milik PT Sekawan Intipratama Tbk Di Pasar Modal Juni 2019

Setelah itu, Bursa akan meminta emiten memberikan informasi atau penjelasan terkait penyeban kondisi UMA tersebut. Emiten juga dimungkinkan untuk diminta membuat paparan publik insidental apabila informasi yang disajikan cukup berpengaruh terhadap para investornya.

“Peran kami membantu investor mengambil keputusan tepat dengan memberikan kelengkapan informasi,” kata Kristian.

Kristian mengatakan otoritas Bursa bertanggungjawab dalam menyelenggarakan perdagangan yang teratur, wajar dan efisien. Oleh karena itu, apabila ditemukan adanya indikasi melanggar Undang Undang Pasar Modal, Bursa akan melakukan pemeriksaan, termasuk menindaklanjutinya hingga ke penegak hukum.

Baca Juga  IHSG Ditutup 6.278, Saham Barito Pacific Naik 20,69 Persen

Sebelumnya pada pembukaan perdagangan BEI 2020, Presiden Joko Widodo meminta agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI bekerja keras menghapus praktik goreng-menggoreng saham. Presiden juga meminta otoritas di bursa secara ketat menindak oknum-oknum yang menjalankan praktik manipulasi ini.

“Segera bersihkan bursa dari praktik jual beli saham yang tidak benar. Jangan kalah dengan yang jahat-jahat. Jangan sampai ada lagi dari 100 (harga saham per lembar) digoreng jadi 1.000, goreng-goreng jadi 4.000,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here