Situs Penyedia Layanan Streaming dan Download Film, IndoXXI akan Ditutup!

0

KabarUang.com, Jakarta – IndoXXI, situs penyedia layanan streaming dan download film akan resmi ditutup pada tanggal 1 Januari 2020 mendatang. Hal ini sama seperti yang tertera pada laman utama IndoXXI yang menyampaikan hal serupa.

Ilustrasi via CNBC

“Sangat berat tapi harus dilakukan, terimakasih kepada seluruh penonton setia kami, terhitung sejak 1 Januari 2020, kami akan menghentikan penayangan film di website ini demi mendukung dan memajukan industri kreatif tanah air, semoga kedepannya akan menjadi lebih baik, salam IndoXXI,”diansir dari laman IndoXXI pada Selasa (24/12).

Hastag soal berita ditutupnya IndoXXI ini sedang ramai di twitter, bahkan IndoXXI dicuit sebanyak 18,9 ribu dengan tagar #indoxxi. Tentunya kabar ini adalah kabar yang menyedihkan bagi mereka yang sering mendownload film atau streaming di website tersebut.

Baca Juga  Ancol Siapkan Banyak Hiburan Menyambut HUT RI Ke-74

Faktanya penutupan situs ini sudah sering dilakukan oleh pemerintah hingga akhirnya situs IndoXXI yang resmi menutup lamannya sendiri. Namun, pada saat itu, setiap kali pemerintah ingin menutup situs tersebut, website seperti itu muncul kembali dengan alamat serupa namun tak sama.

Kominfo berantas situs film bajakan

Saat ini, Kominfo sendiri sedang fokus untuk memberantas situs film bajakan demi mendukung orisinalitas karya seseorang. Hal ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk menghentikan pelanggaran Hak Kekayaan Inteletual (HAKI).

“Pemerintah mendukung penuh seluruh produk atau karya kreativitas seperti film, musik, dan lain-lain. Karenanya pemerintah akan melakukan berbagai langkah untuk memberikan perlindungan hukum bagi karya kreativitas. Bentuk dukungan dari Kominfo adalah dengan memlokir website streaming ilegal yang sudah pasti melanggar ketentuan regulasi hak cipta dan karya intelektual,”ungkap Nando.

Baca Juga  Reza Rahardian Genjot Kreativitas Pelajar Lewat Ajang GKFP 2019

Dilansir dari kumparan.com, IndoXXI ini adalah situs penyedia film bajakan paling populer yang digunakan masyarakat. Sebanyak dua per tiga atau sekitar 63 persen pengguna internet menggunakan situs ini.

Di sisi lain, seorang pakar keamanan perangkat dan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya situs IndoXXI sendiri melanggar hak cipta. Hal ini berakibat negatif terhadap industri hiburan. Dia juga mengomentari soal IndoXXI untuk membiayai dirinya dengan memasang iklan yang tidak seharusnya.

“Dan masalahnya adalah pemasang iklan di situs-situs sejenis IndoXXI kebanyakan iklan yang terlarang, seperti situs judi, situs pornografi dan sejenisnya,”ungkap Alfons.

Baca Juga  Jadi Youtuber Cilik, Boram Mampu Beli Gedung Tinggi Seharga Rp 105 Miliar

Dia melanjutnya, situs ini juga menggunakan metode yang memeksakan instalasi aplikasi tertentu agar pengguna bisa menonton video yang ada di situs tersebut. Aplikasi inilah yang dinilai berbahaya.

“Instalasi aplikasi tersebut rentan disusupi malware, keylogger atau sejenisnya,”jelasnya.

Lebih jelas lagi, dia mengatakan bahwa aplikasi yang dimaksud adalah aplikasi yang harus pengguna instal ketika dia ingin menonton film karena diselipi miner, adware atau malware.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here