Sandiaga Uno Ajak Milenial untuk Melek Investasi

0

KabarUang.com, Jakarta – Seorang pengusaha nasional, Sandiaga Uno mempunyai pandangan unik soal generasi milenial. Generasi milenial sendiri menurut Kemesntrian Kominikasi dan Informasi (Kominfo) adalah generasi Y yang lahir pada tahun 1980-1990 atau pada awal tahun 2000 dan seterusnya.

Generasi milenial ini juga dikatakan sebagai generasi produktif, dimana Sandiaga Uno mengatakan bahwa generasi milenial adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Hal ini juga didukung dengan banyaknya jumlah generasi milenial yangmencapai 88 juta jiwa (33,75 persen) dari total populasi Indonesia pada tahun 2020.

Ilustrasi via Indopos

Sandiaga Uno mengaku bahwa dirinya seringkali ditanya perihal perbedaan generasi milenial dan generasi kolonial.

“Milenial punya kebiasaan yang berbeda dengan generasi sebelumnya (kolonial). Bagaimana kita bisa menjembatani. Dan kaitannya terhadap keuangan, bagaimana pandangan mereka terhadap pinjaman, investasi dan pengelolaan dana,”ungkapnya pada acara Iconomics Research bersama RRI Apresiasi Perusahaan Jasa Keuangan dan CEO dalam Financial Award 2019 Jakarta, pada Jum’at (6/12).

Baca Juga  Target BNI Syariah, 95 Ribu Pendaftar Daftar Haji Tahun Ini

Dirinya juga menyampaikan ajakan kepada kaum milenial untuk berinvestasi meskipun mereka punya kebiasaan yang boros. Milenial lebih suka menghabiskan uangnya untuk jalan-jalan, nongkrong dan gaya hidup.

Mereka rata-rata tidak mengenal investasi bahkan sebagian dari mereka tidak punya investasi sama sekali. Padahal, Sandiaga Uno mengatakan bahwa investasi adalah hal yang penting untuk menunjang masa depan.

“Namun mereka juga harus kita dorong untuk melek investasi. Atau, menjadi berorientasi investasi,”tambahnya.

Baca Juga  Tips Berinvestasi Anak Wakil Presdir BCA

“Tapi hampir 70 persen dari mereka belum melek investasi. Bahkan 20 persen milenial tidak punya investasi,”ungkapnya.

Cara mengajak milenial berinvestasi

Lanjutnya mengatakan bahwa milenial punya cara pandang tersendiri soal keuangan. Cara untuk mengajak mereka berinvestasi juga haruslah dengan cara mereka.

“Caranya harus menggunakan media platform gaya bahasa mereka. Tidak seperti marketing zaman dulu. Dengan pendekatan yang mereka suka, seperti enterpreneur, musik dan film,”jelasnya.

Milenial sangat melek digital dan suka memanfaatkan kecanggihan gawai. Untuk itu, Sandiaga Uno menyarankan agar kita harus memanfaatkan penetrasi internet untuk meningkatkan inklusi keuangan Indonesia.

Baca Juga  PLN Dapat Suntikan Dana U$ 1 Miliar dari 8 Bank Asing

Saat ini, Sandiaga fokus pada industri UMKM dan startup dalam rangka mengajak milenial untuk meningkatkan perekonomian. Hal ini karena dirinya menilai bahwa generasi milenial tidak suka bekerja kantoran yang biasanya berangkat pagi dan pulang sore hari.

“Mereka (milenial) tidak suka terikat. Masuk pagi pulang sore. Tidak suka ribet. Milenial itu independen, bebas, tidak menggurui dan tidak suka ribet,”tutupnya dilansir viva.com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here