Mastercard Catat Laporan Pengunaan Belanja Lewat E-Commerce Meningkat Tahun Ini

Konsumen di Amerika Serikat (AS) menghabiskan lebih banyak uang untuk belanja online ketimbang di toko-toko ritel selama musim belanja di musim dingin terpendek dalam enam tahun terakhir.

0
ilustrasi via naked security shopos com
ilustrasi via naked security shopos com

KabarUang.com , Jakarta – Konsumen di Amerika Serikat (AS) menghabiskan lebih banyak uang untuk belanja online ketimbang di toko-toko ritel selama musim belanja di musim dingin  terpendek dalam enam tahun terakhir.

Laporan dari Mastercard Inc menunjukkan bahwa penjualan eceran lewat e-commerce (belanja online) mencapai rekor tertingginya dalam musim libur akhir tahun ini.

Periode akhir tahun yang bertepatan dengan musim libur sekaligus menjadi momen penting bagi para peritel. Sebab, 40 persen dari penjualan tahunannya disumbang pada saat-saat sekarang.

Baca Juga  MenKeu Sri Mulyani Katakan Minat Investor Dalam Beli SUN atau SBN

Puncak penjualan terjadi pada Thanksgiving Day atau Hari Ucapan Syukur  yang merupakan hari libur resmi di Amerika Serikat. Diperingati setiap hari Kamis pekan keempat di Bulan November.

Dikutip Reuters, Kamis (26/12), Thanksgiving Day tahun ini jatuh pada tanggal 28 November 2019, hampir sepekan lebih lambat dibanding tahun lalu yang jatuh pada 22 November 2019.

Berdasarkan laporan Mastercard Inc, penjualan via e-commerce tahun ini mencapai 14,6 persen dari total penjualan ritel baik online maupun offline. Porsi itu, naik 18,8 persen dari tahun lalu, menurut data pelacakan Kartu Mastercard sejak 1 November hingga Malam Natal.

Baca Juga  Pemerintahan Trump Laporkan Defisit Melonjak 26%, Akankah AS Diambang Resesi?

Adapun penjualan ritel baik online maupun offline secara keseluruhan naik 3,4 persen.”Penjualan melalui e-commerce mencapai rekor tertinggi tahun ini dengan lebih banyak orang melakukan belanja online di hari libur,” kata Penasihat Senior Mastercard, Steve Sadove, sebagaimana dilansir dari Reuters.

Ia menuturkan, Thanksgiving Day yang jatuh lebih lambat dari biasanya, membuat para peritel mulai masif menawarkan produknya sejak awal musim libur bulan November lalu. Mereka, kata Steve, mengoptimalkan seluruh saluran dan perangkat elektronik untuk bisa memenuhi permintaan konsumen.

Baca Juga  Carsome, Berhasil Menerima Suntikan Dana Sebesar US$ 50 Juta Dari Investor

Presiden AS, Donald Trump dalam cuitannya menuturkan, “Penjualan eceran liburan 2019 naik hingga 3,4 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah terbesar dalam sejarah AS. Selamat Amerika!” cuitnya melalui akun Twitter-nya.

Meskipun pertumbuhan global melambat, belanja konsumen di AS diuntungkan dengan oleh pertumbuhan upah dan pasar tenaga kerja yang kuat, kata konsultan ritel dan analis kepada Reuters.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here