CEO Uber, Travis Kalanick Jual Semua Sahamnya!

0

KabarUang.com, Jakarta – Travis Kalanick, pendiri sekaligus mantan CEO Uber akan resmi meninggalkan perusahaan itu pada tanggal 31 Desember mendatang. Dia mengatakan akan turun dari dewan direksi.

Kalanick menjual seluruh sahamnya di Uber

Bukan hanya itu, seorang juru bicara perusahaannya mengatakan bahwa Kalanick sudah menjual seluruh saham yang dia miliki di Uber. Selama 10 tahun berdiri, dikabarkan jumlah total sahamnya diperkirakan mencapai 2,5 miliar dolar AS.

Dilansir dari Uber, Kalanick dikabarkan akan meninggalkan Uber sepenuhnya dan mulai fokus pada bisnis terbarunya. Usaha baru ini adalah ClodKitchens, penyewaan ruang untuk pemilik restoran untuk bisnis berbasis pengiriman.

Baca Juga  Tarif Ojol Baru Mulai Akan Diterapkan Pada Hari Ini
Ilustrasi via asia.nikkei

Saat ini, Uber belum resmi mengumumkan siapa yang akan menggantikan kursi dewan Kalanick. Namun, meski begitu, Uber dikabarkan sudah memiliki calon direktur yang tepat untuk menggantikan posisi Kalanick. Nantinya calon direktur ini akan diumumkan di waktu yang tepat.

Kalanick sendiri resmi menjadi CEO Uber pada tahun 2017. Dirinya sempat merasa khawatir tidak dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Namun, saat ini, dia memutuskan hubungan sepernuhnya dari Uber.

Di sisi lain, CEO Uber, Dara Khosrowshahi mengatakan bahwa dirinya sangat berterimakasih bahwa Kalanick sudah mau bekerjasama dengan sungguh-sungguh dalam membangun Uber. Dia juga mengatakan bahwa selama ini dia mendapatkan dukungan penuh dari Kalanick selama masa kepemimpinananya. Meskipun terkadang mereka berbeda pendapat.

Baca Juga  UMKM Dituntut untuk Mengikuti Pasar Digital

Kalanick sendiri sudha menyampaikan kata-kata perpisahannya sebelum meninggalkan Uber.

“Uber telah menjadi bagian dari hidup saya dalam 10 tahun terakhir. Pada akhir dasawarsa ini, dan dengan perusahaan yang sekarang terbuka untuk umum, sepertinya saat yang tepat bagi saya untuk fokus pada bisnis saya saat ini dan kegiatan filantropi. Saya bangga dengan semua hal yang dicapai Uber dan akan terus mendukungnya,”ungkap Kalanick seperti dilansir CBC, Rabu (25/12).

Selain itu, Kalanick juga berterimakasih kepada Khosrowshashi beserta seluruh dewan dan tim Uber untuk semua hal yang sudah mereka lakukan dalam melanjutkan misi perusahaan. Dia secara sistematis menjual sahamnya di Uber sejak periode penyimpanan saham perusahaan berakhir bulan lalu.

Baca Juga  3 Negara Ini Jadi Pilihan OJK Untuk Jalin Kerjasama Fintech

Selain itu, mantan eksekutif lainnya yang juga menjadi pendiri Uber, Garrett Camp juga menjual sahamnya. Namun, bukan pada skala yang dimiliki oleh Kalanick. Saat ini, saham Uber dilaporkan ditutupkan lebih tinggi per Selasa (24/12).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here