Bank Pendukung Pengendalian Moneter Terbaik diraih oleh Mandiri Syariah

0

KabarUang.com, Jakarta – Pada acara ‘Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019’, PT Bank Mandiri Syariah dinobatkan menjadi Bank Pendukung Pengendalian Moneter Terbaik. Penghargaan ini diterima secara langsung oleh Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni EB Subari yang diberikan oleh Bank Indonesia.

Ilustrasi via Warta Ekonomi

Penghargaan ini diterima oleh Mandiri Syariah atas dukungan yang diberikan oleh pihak Mandiri Syariah kepada Bank Indonesia dalam mengimplementasikan kebijakan kebijakan moneter untuk menjaga kestabilan sektor keuangan. Selain itu juga, untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Acara ini dilaksanakan di Jakarta, pada tanggal 28 November 2019. Pada pertemuan tersebut, Dirut Mandiri Syariah mengatakan bahwa di asangat berterimakasih kepada Bank Indonesia yang sudah memberikan apresiasi untuk menobatkan Mandiri Syariah sebagai Bank Pendukung Pengendalian Moneter Terbaik. Beliau juga menyampaikan bahwa penghargaan dari BI ini bukan yang pertama kalinya.

Baca Juga  IHSG Dikabarkan Akan Berpotensi Menguat Sampai 6.420

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga menerima penghargaan yang ketiga kalinya dari Bank Indonesia,”ungkap Toni dilansir wartaekonomi.com.

PT. Mandiri Syariah ini aktif bertransaksi di pasar uang syariah untuk terus mendukung pendalaman pasar uang syariah. Selain itu juga, stabilitas moneter baik melalui penempatan di instrumen pasar uang syariah (PUAS) maupun di pasar instrumen moneter Bank Indonesia.

“Kami aktif melakukan penempatan sukuk Bank Indonesia (SukBI), Sertifikat Bank Indonesia Syariah maupun Reverse Repo Bank Indonesia,”jelasnya.

Baca Juga  BTPN Cetak Laba Hingga Rp 1,26 Triliun di Semester I 2019

Pernyataan tersebut juga diutarakan sebagai komitmen dari Mandiri Syariah dalam mendukung penguatan dana syariah di tanah air.

Pada akhir Oktober 2019 outstanding penempatan Mandiri Syariah sendiri sudah mencapai Rp 6,49 triliun pada instrumen Bank Indonesia. Bukan hanya itu, Mandiri Syariah juga aktif dalam mengembangkan produk pendalaman pasar keuangan syariah seperti hedging syariah, repo syariah, NCD dan lainnya. Nantinya produk-produk ini akan segera dirilis oleh Bank Indonesia.

Pada Oktober 2019 Mandiri Syariah ini sudah mampu mengumpulkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 92,29 triliun. Jumlah ini tumbuh sebesar 11,42% dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp 82,83 triliun. Dengan nilai ini, aset Mandiri Syariah sudah mencapai Rp 104,58 triliun per Oktober 2019 ini.

Baca Juga  Rupiah Sedang Dibuka Menguat di Tengah Kejatuhan Dolar

“Kami berharap transaksi penempatan instrument di Bank Indonesia ini menjadi kontribusi Mandiri Syariah dalam mendukung program pemerintah khususnya meningkatkan ekosistem keuangan syariah di Indonesia,”tutupnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here