Tanda-tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan, Kenali Anxiety Disorder Lebih Dalam!

0

KabarUang.com, Jakarta – Kecemasan atau anxiety adalah sesuatu yang kita antisipasi bahwa hal itu dapat mengancam kita. Rasa cemas itu sendiri sebenarnya adalah hal yang wajar. Hal ini membuat kita lebih waspada dan lebih bisa menjaga diri. Namun, ketika sudah memasuki area gangguan kecemasan, tingkatannya menjadi lebih ekstrem dan mengganggu produktivitas kita.

Ilustrasi Kecemasan via unsplash/pwign

Perbedaan rasa kecemasan yang normal dengan gangguan kecemasan terletak pada jenis kecemasannya, ekstrem atau tidak. Gangguan kecemasan juga memiliki beberapa jenis, seperti :

  1. Generalised anxiety disorder atau kecemasan secara meluruh.
  2. Panic Attack.
  3. Phobia.
  4. Post Traumatic Stress Diorder (PTSD).

Gejala dan cara mengatasinya

Gejala umum gangguan kecemasan adalah kekhawatiran yang ekstrim sehingga bisa mengganggu aktivitas. Selanjutnya dari segi pikiran, penderitanya sering mengalami kesulitan berkonsentrasi karena terlalu memikirkan hal tersebut. Gejala lainnya yakni merasa lelah dan tidak bisa pindah ke pemikiran lain yang membuat dia khawatir.

Baca Juga  Program BUMN "Siswa Mengenal Nusantara" Hadir di Tarakan

Secara fisik penderitanya merasakan deg-degan, keringat dingin, lemas dan badannya merasa tegang karena memikirkan hal yang dicemaskan. Selain itu, perilaku mereka cenderung bahkan selalu menghindari suatu objek atau malah selalu berusaha melakukan ritual tertentu yang membuat mereka tidak merasa cemas lagi.

Sebelumnya, kita perlu mengetahui mekanisme otak kita. Perlu diketahui bahwa sebenarnya di otak kita ada bagian yang bernama amygdala. Amygdala ini berfungsi sebagai pengatur emosi, terutama rasa cemas. Dimana kita akan merasa cemas terhadap segala sesuatu yang mengancam. Di beberapa orang, amygdala ini menjadi lebih sensitif, inilah yang menjadi penyebab mengapa seseorang mengalami gangguan kecemasan.

Baca Juga  6 Cara Bermain Saham Online untuk Pemula

Apabila anda merasa mengalami gangguan kecemasan, hal yang bisa anda lakukan adalah melatih relax. Hal ini agar anda belajar merasa aman dan tenang, bahwa semua ancaman itu hanya ada didalam otak saja, atau ancaman yang ada tidak sebesar kekhawatiran yang dipikirkan.

Sedangkan kita, sebagai teman atau keluarga yang dekat dengan penderita anxiety disorder harus mencoba menemani mereka untuk menghampiri objek yang mereka takuti. Katakan padanya bahwa kita akan aman meskipun harus menghadapinya. Namun, sayangnya kebanyakan orang saat ini lebih memilih menghindar dari hal tersebut. Itulah alasan perlunya tenaga profesional untuk menangani penderita anxiety disorder untuk menterapi mereka.

Baca Juga  Jangan Lagi Bilang I'm So Happy, Gunakan Idioms Ini Biar Gak Mainstream!

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here