Pentingnya Persiapan Dana Pensiun, Survey Menyatakan 63% Masyarakat Khawatir Akan Hal Ini

Kemampuan untuk menyusun rencana keuangan yang baik merupakan hal yang dibutuhkan oleh setiap orang agar kehidupannya dapat terjamin hingga masa tua nanti. Salah satu bagian dalam perencanaan tersebut adalah perlindungan dana pensiun yang harus dipersiapkan sejak dini.

0
Ilustrasi Dana Pensiun via unsplash/jilburr

KabarUang.com , Jakarta – Kemampuan untuk menyusun rencana keuangan yang baik merupakan hal yang dibutuhkan oleh setiap orang agar kehidupannya dapat terjamin hingga masa tua nanti. Salah satu bagian dalam perencanaan tersebut adalah perlindungan dana pensiun yang harus dipersiapkan sejak dini.

Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman, mengatakan bahwa masih ada pekerja usia produktif yang belum merencanakan masa tuanya. Padahal, masa pensiun tidak bisa dipersiapkan mendadak.

“Dana pensiun perlu dipersiapkan sedari dini, baik secara mental dan finansial,” ujar Suwignyo.

Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy, menyebutkan, berdasarkan AIA Market Landscape Survey 2018, sebanyak 63 persen masyarakat merasa khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan finansial untuk mendukung kebutuhan hidup di hari tua. Merujuk pada AIA Segmentation Study (2018-2019), salah satu penyebab rendahnya kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan dana pensiun adalah adanya harapan yang tinggi (46 persen) bahwa kelak anak-anak atau kerabat keluarga akan membantu menanggung biaya hidup di masa pensiun.

Baca Juga  Apa Yang Diserbu Oleh Milenials Ternyata Surat Utang Ritel

Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pengelolaan dana pensiun di Indonesia hanya Rp 266 triliun atau sekitar 1,85 persen dari produk domestik bruto (PDB). Bila dibandingkan dengan negara tetangga, Thailand memiliki akumulasi dana pensiun empat kali lipat dibanding Indonesia.

“Hal ini sangat disayangkan, karena persiapan dana pensiun menjadi salah satu kunci bahagia di usia senja,” ujar Sainthan.

Menurut Sainthan, perencanaan dana pensiun sedari dini dapat memberikan kenyamanan hidup yang dirasakan saat masa muda. Walaupun Consumer Price Index (CPI) meningkat cukup signifikan setiap tahunnya, pada kenyataannya tabungan dan deposito tidak akan mampu mengikuti inflasi sehingga perencanaan dana pensiun dapat berperan untuk menjaga standar kualitas gaya hidup dan memenuhi kebutuhan di masa pensiun.

Baca Juga  Operasi Pasar Murahnya Kementan Mulai Diserbu Ibu-Ibu

Untuk menjawab tantangan tersebut PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan PT AIA Finansial (AIA) meluncurkan asuransi dana pensiun Proteksi Retirement Maksima (RetirePlan) sebagai solusi persiapan dana pensiun. Asuransi jiwa tradisional dengan pilihan bayar 5, 10, 15, atau 20 tahun itu memberikan jaminan manfaat tahunan selama 15, 20, 25, atau 30 tahun yang premi tahunannya dijamin hingga 130 persen dan manfaat akhir polis dijamin hingga 500 persen premi tahunan.

Baca Juga  Menkeu Sri Mulyani Ungkap Ketidakpastian Keuangan Indonesia Sampai Tahun 2020

“Kami berharap, melalui RetirePlan dapat memberikan manfaat proteksi kepada para pekerja untuk merancang dana hari tua secara terencana sehingga jika terjadi risiko, dana kebutuhan dapat tetap terpenuhi,” jelas Suwignyo.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here