Mulai Dari di Protes Trump Hingga Luncurkan Sistem 5G, Iphone Tetap Tegak Berinovasi

0
ilustrasi via thrillist com
ilustrasi via thrillist com

KabarUang.com , Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump baru-baru ini mengganti iPhone-nya dengan jenis terbaru. Namun ada kemungkinan ia tidak begitu menyukainya, karena hadir tanpa tombol home.

Dilansir dari laman The Verge, Senin, 28 Oktober 2019, dua hari lalu ia membuat sebuah tweet yang berbunyi, “Kepada tim: Tombol pada iPhone jauh lebih baik daripada sentuhan,” tulisnya.

Tidak jelas, apakah Trump meningkatkan ponselnya ke iPhone XS, iPhone XR atau salah satu dari varian iPhone 11. Namun semua smartphone Apple sejak tahun lalu memang telah membuang tombol home.

Tombol home terakhir terlihat ada pada iPhone 8 di tahun 2017, kemudian dilanjutkan dengan iPhone X yang mengusung desain edge-to-edge.

Baca Juga  Susi Mulai Pamer Hasil Perikanan Indonesia

Trump sendiri diketahui beralih ke iPhone dari Android pada 2017, tapi tidak jelas seri mana yang ia gunakan. Namun pastinya seri yang digunakan itu menghadirkan tombol home, karena saat itu iPhone X belum rilis.

Mungkin Trump akan ikut dalam antrean iPhone SE 2 yang rumornya akan memiliki penampilan seperti iPhone 8. Artinya ponsel itu akan menghadirkan tombol home yang sangat dirindukan Trump.

Salah satu perusahaan teknologi gadget ini juga siap memasarkan produk ponsel 5G adalah Apple. Kabar yang beredar, Apple bersiap merilis tiga produk iPhone 5G tahun depan. Tak main-main, ponsel-ponsel tersebut akan menggunakan modem dari Qualcomm.

Baca Juga  Kelima kalinya, Pemkot Mataram Kembali Raih Predikat WTP

Melansir dari BGR, Kamis 31 Oktober 2019, seorang narasumber menyebut, tahun depan akan ada tiga iPhone berukuran 5,4 inci, 6,1 inci dan 6,7 inci. Di dalamnya sudah disematkan modem 5G yang dikenal sebagai X55 dari Qualcomm.

Chipset ini dikabarkan memungkinkan pengguna bisa mengunduh lebih cepat. Modem 5G Qualcomm memiliki kecepatan download pada saat peak-nya 7Gbps dan kecepatan upload 3Gbps.

Lebih lanjut lagi chipset X55 bisa menghemat daya dari X50. Artinya tidak akan ada lagi baterai terkuras saat terhubung dengan jaringan 5G.

Baca Juga  BTN Ungkap Pengembangan Wirausaha Property Naikan Bisnisnya

Analis lembaga IDC, Joey Yen mengatakan Apple agak tertinggal saat memperkenalkan produk 5G. Menurutnya raksasa teknologi itu akan segera mengejar ketertinggalannya.

“5G salah satu buzzword pemasaran yang paling menarik. (Terutama) di pasar yang matang dan kompetitif. Ini adalah fitur yang bsa menarik perhatian konsumen dan (memungkinkan perusahaan) mengklaim mereka pemimpin teknologi,” kata Yen.

Selain Qualcomm, dikabarkan pula Apple akan menggunakan teknologi 5nanometer tercanggih di dunia yang berasal dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Co.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here