4 Pola Asuh yang Merusak Pertumbuhan Anak

0

KabarUang.com, Jakarta – Setiap orang tua memiliki cara unik untuk membesarkan anak. Mereka selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya. Namun, tidak ada pengasuhan yang sempurna, tak jarang para orang tua melakukan kesalahan ketika mengasuh sang anak.

Ilustrasi via unsplash/kellysikkema

Berikut beberapa pola asuh anak yang bisa merusak pertumbuhan anak :

1. Terlalu sering memarahi anaknya

Menegur anak adalah hal yang sangat wajar. Namun, terkadang para orang tua terlalu memarahi ankanya dengan keterlaluan dan mencari celah kecil untuk memarahi sang anak. Memarahi anak untuk setiap kesalahannya berdampak pada perilakunya.

Misalnya saja seperti memberi hukuman ketika anak mendapatkan nilai kecil dapat menghilangkan hasrat belajar sang anak. Selain itu, bersikap terlalu keras kepada anak berdampak pada hubungan kedekatan yang buruk dengan anak. Itu sebabnya, jangan hukum anak anda atas kesalahan yang tidak penting.

Baca Juga  3 Cara Investasi Bitcoin

2. Melewatkan momen penting dalam hidup anak

Tentu saja orang tua memiliki banyak komitmen dan melakukan segalanya bukanlah hal yang mudah. Namun, anak-anak butuh kebersamaan dengan orang tuanya. Beberapa peristiwa yang mungkin dikatakan sepele bagi orang dewasa sangat penting bagi anak-anak. Meski anda punya alsan kuat untuk tidak hadir dalam momen pentingnya, usahakan hadir dan temani anak. Misalnya seperti menghadiri acara drama di sekolahnya, datang ketika acara pembagian rapot, kenaikan kelas, perlombaan dan masih banyak lagi.

Selain itu, ciptakan momen liburan bersama keluarga, mengunjungi rumah nenek dan mendekorasi rumah untuk acara tertentu. Dengan begini anda dan anak anda memiliki kedepan yang nyata.

Baca Juga  Belajar Jadi Ibu Milenial dari Acara Popmama Parenting Academy 2019!

3. Tidak melakukan permainan yang kreatif

Hal selanjutnya adalah tidak melakukan permainan yang kreatif bersama anak. Melakukan permianan kreatif bersama anak memang tidak serta merta membuatnya menjadi seorang musikus atau seniman di masa depan. Namun, melakukan permainan kreatif selalu memiliki dampak positif terhadap perkembangan kecerdasan anak.

Misalnya seperti menggambar, bermain plastisin berdampak positif terhadap perkembangan kecerdasan, imajinasi dan meningkatkan kosakata mereka. Selain itu, bermain permainan yang kreatif dapat menunjukkan minat bakat anak sehingga anda mengetahui bakat yang anak anda miliki.

4. Tidak peduli dengan pendapat anak

Sikap orang tua yang merasa lebih tahu dibanidngkan anak sehingga tidak mau mendengarkan pendapat anak memiliki dampak yang serius pada anak. Jika anak anda merasa pendapatnya sering diabaikan, mereka bisa tumbuh dengan rasa rendah diri.

Baca Juga  Apa Saja Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional?

Namun, hal ini juga bukan berarti anda harus menuruti semua permintaan anak anda. Berikanlah alasan yang logis mengapa tidak semua pendapatnya harus diikuti. Dengan kata lain, anda bisa mendiskusikan pendapat anak anda untuk menemukan jalan tengahnya.

Itulah beberapa contoh pola asuh anak yang salah sehingga berdampak buruk pada pertumbuhannya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here