Wall Street Dinyatakan Sedang Anjlok Imbas Dari Wacana Delisting Perusahaan China

0
Ilustrasi Wallstreet via cfo com

KabarUang.com, Jakarta – Ditengah tengah hiruk pikuk ini ada kabar dari Wall Street yang ternyata mulai dinyatakan ditutup dan juga dinyatakan anjlok pada perdagangan tanggal 27 yaitu tepat dibulan September pada tahun 2019. Bursa saham AS yang jatuh imbas dari wacana penghapusan perusahaan-perusahaan Cina dari bursa saham AS atau juga alias delisting.

Rencana ini juga ternyata meningkatkan kekhawatiran dari segi eskalasi yang lebih lanjut lagi dalam perang perdagangan dagang antara AS-Tiongkok. Langkah itu juga akan menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk bisa membatasi investasi AS di perusahaan-perusahaan Cina, seperti dikutip dari Okezone com, pada hari Sabtu (28/9/2019).

Baca Juga  Wall Street Mulai Anjlok Imbas Dari Wacana Delisting Perusahaan China

Indeks Dow Jones Industrial Average. JJI juga turun sekitar 70,87 poin atau juga ada dikisaran 0,26%, atau menjadi dikisaran 26.820,25, S&P 500 serta kehilangan sekitar 15,83 poin atau juga bisa disebut sekitar 0,53%, menjadi 2.961,79 serta juga Nasdaq Composite turun sebanyak 91,03 poin atau bahkan sekitar 1,13% menjadi dikisaran 7,939.63.

Ketiga indeks dinyatakan akan berakhir lebih rendah untuk pada minggu ini, dengan S&P 500 dan juga Nasdaq yang ternyata memang sudah mencatat bahwa terdapat suatu penurunan mingguan terbesar sejak dari bulan Agustus.

Baca Juga  Industri Pakan Unggas Akui Khawatir Pasokan Jagung Untuk 2020 Mendatang

Pembicaraan perdagangan pada tingkat tinggi antara Washington dan juga antara Beijing dijadwalkan pada tanggal 10 Oktober sampai 11 Oktober, sebelum dimulainya musim pendapatan kuartal ketiga AS seperti dikutip dari Okezone com.

“Jika kebijakan ini memicu aksi jual besar-besaran di Shanghai, itu akan menciptakan masalah yang baru bagi pihak China dan juga nantinya akan dapat dampak yang bisa dikatakan negatif pada negosiasi perdagangannya mereka, yang seharusnya itu dimulai dari pada 10 Oktober,” kata Kepala Strategi Pasar di JonesTrading seperti dikutip dari Okezone com.

Volume perdagangan bursa saham AS juga ternyata kini sudah mencapai angka pada kisaran 6,68 miliar saham, turun juga jika dibandingkan dengan rata-rata perdagangan selama dalam 20 hari terakhir itu yaitu yang dikisaran sejumlah 7,2 miliar yang sungguh luar biasa.

Baca Juga  IMF Prediksi Krisis Moneter Tahun Ini Akan Lebih Parah Di Banding Tahun 2008

Itu dia alasan mengapa kabarnya Wall Street itu Dinyatakan Sedang Anjlok yaitu Imbas Dari Wacana Delisting pada Perusahaan China itu sendiri.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here