Rekaman Meeting CEO Facebook Bocor, Mark Katakan Perusahaan Akan Rugi Jika Warren Terpilih Jadi Presiden

0
ilustrasi via washington post
ilustrasi via washington post

KabarUang.com , Jakarta – Rekaman audio rapat antara CEO Facebook dan para karyawannya bocor. Dalam rapat yang dilaksanakan Juli lalu itu, Mark Zukerberg mengatakan kepada karyawannya bahwa perusahaan akan rugi jika Elizabeth Warren terpilih sebagai presiden Amerika Serikat (AS).

Melansir dari Reuters (11/10/2019), dalam audio, Zuck mengatakan, “Jika dia (Warren) terpilih sebagai presiden, maka saya akan bertaruh bahwa kita akan memiliki tantangan hukum dan saya bertaruh bahwa kita akan memenangkan tantangan hukum. Dan apakah itu masih menyebalkan bagi kita? Ya. Maksud saya, saya tidak ingin mendapat gugatan besar terhadap pemerintah kita sendiri.”

Baca Juga  Alibaba Bukukan Pendapatan Sekitar Rp239,4 Triliun, Meningkat Sekitar 42%

Mengapa Zuck sampai bisa mengatakan demikian? Pada Maret lalu, Warren menyerukan penghentian Amazon.com Inc, Facebook Inc dan Alphabet Inc.

Bukan tanpa alasan, Warren menyerukan kebijakan itu lantaran, “Apa yang benar-benar ‘payah’ adalah jika kita tidak memperbaiki sistem yang korup yang memungkinkan perusahaan raksasa, seperti Facebook terlibat dalam praktik anti-persaingan ilegal, menginjak-injak hak privasi konsumen.”

Kandidat dari partai Demokrat itu mencuitkan pendapatnya melalui akun Twitter pribadinya. Warren mencatat, Facebook telah membangun lebih banyak dominasi pasar dalam beberapa tahun terakhir dengan mengakuisisi pesaing potensial WhatsApp dan Instagram.

Baca Juga  Center of Reform on Economic Katakan Stimulus Belanja Perkuat Ekonomi Indonesia

“Mereka menghapus kompetisi, menggunakan informasi pribadi kita untuk keuntungan, merusak demokrasi kita, dan memiringkan lapangan bermain melawan orang lain,” tambah Warren.

Tak hanya Warren yang memprotes Facebook. Kandidat presiden Demokrat lainnya juga mengkritiknya, Senator Bernie Sanders mengatakan dia akan memisahkan Facebook, Google, dan Amazon, sementara Senator Kamala Harris mengatakan pemisahan ini harus dipertimbangkan secara serius.

Untuk saat ini, satu-satunya cara agar Facebook tidak melacak penggunanya adalah menghapus akun facebook itu sendiri.

Baca Juga  Ini Sosok Timothy Tandiokusuma, Berhasil Geluti Bisnis Black Boulder Capital

Di dalam halaman kebijakan privasi yang sudah disebutkan di atas, Facebook mengatakan akan menghapus sekaligus berhenti mengumpulkan data dan melacak pengguna ketika mereka menghapis akun Facebook, pengguna diharuskan menon-aktifkannya terlebih dahulu.

Untuk menon-aktifkan akum, pengguna bisa pergi ke menu “Setting” di Facebook. Kemudian, pilih kolom “General” di sebelah kiri tampilan, lali pilih sub-menu “Manage your account”.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here