Punya Kartu Kredit? Hindari Hal Ini Agar Tidak Terjerat Pembengkakan Tagihan

0
ilustrasi via finansialku com
ilustrasi via finansialku com

KabarUang.com , Jakarta – Kartu kredit kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Transaksi atau belanja apapun baik offline maupun online jadi lebih mudah. Tak heran bila banyak pengguna yang keranjingan menggenggam kartu kredit, bahkan punya lebih dari satu kartu.

Tidak puas satu, tambah jadi dua kartu kredit. Kemudian karena tergoda penawaran menarik dari bank lain, mengajukan lagi kartu kredit tambahan, sehingga sudah mengoleksi tiga kartu kredit. Ada juga orang yang punya empat atau lima kartu loh.

Sebenarnya tak masalah bila orang mempunyai lebih dari dua kartu kredit. Akan tetapi, sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi keuangan. Karena bagaimanapun, ada kartu kredit yang meski tak digunakan, tetap harus membayar biaya-biaya, seperti biaya tahunan, dan lainnya.

Baca Juga  3 Negara Ini Jadi Pilihan OJK Untuk Jalin Kerjasama Fintech

Jadi jangan sampai memiliki lebih dari dua kartu kredit justru membawa ‘bencana’ dalam keuanganmu. Apalagi kalau sehari-hari kamu mengandalkan kartu kredit. Gajimu setiap bulan hanya habis untuk membayar tagihan kartu kredit. Jika sudah saking kebanyakan, tidak bisa melunasi, siap-siap aset pribadi disita bank.  

Semakin banyak kartu kredit yang dimiliki, maka semakin besar pula risiko yang akan kamu tanggung. Oleh karena itu, sebelum mengajukan kartu kredit tambahan, sebaiknya berpikir dengan matang. Termasuk saat kamu ingin menggunakannya untuk transaksi belanja.

Berikut ini beberapa hal yang wajib kamu hindari ketika menggenggam lebih dari dua kartu kredit:

Baca Juga  Rupiah Anjlok Sampai Dekati Rp14.300/USD

1. Melakukan transaksi yang tidak perlu

Kartu kredit bukan uang menganggur yang bisa kamu pakai sesuka hati. Itu adalah pinjaman bank, yang harus dibayar pokok beserta bunganya. Ada tanggal jatuh temponya pula. Telat, ada denda keterlambatan yang bisa bikin tagihanmu membengkak.

Jadi pikirkan kalau mau belanja pakai kartu kredit. Jika tidak perlu atau masih bisa ditunda, lebih baik jangan beli. Pakai kartu kredit dalam keadaan darurat saja atau untuk kebutuhan produktif, tapi saat uang di kantong cekak.

2. Dipakai melebihi batas kemampuan

Kartu kredit kamu ada limitnya. Nilainya bisa melebihi gaji bulananmu. Jika kamu menggunakannya serampangan, gesek sana sini, maka tanpa sadar bisa melebihi batas kemampuanmu membayar. Jika sudah mengalami kondisi demikian, kamu hanya akan terbawa dalam masalah utang yang akan menyulitkan keuanganmu di masa depan.

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun, CIMB Catat Outstanding Loan CC Tumbuh 11,3%

3. Menghabiskan limit kredit

Walaupun kamu mendapatkan limit kredit cukup besar dan masih tersedia, bukan berarti harus dihabiskan. Memaksakan diri untuk menghabiskan limit kredit adalah kesalahan besar, apalagi jika kamu memakainya sesuatu yang sifatnya konsumtif, tidak penting. Bukan hanya gak maksimal, tapi juga berisiko memicu masalah keuangan akibat tagihan kartu kredit yang lumayan besar.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here