Keuntungan Saham per Bulan, Perhitungan dan Analisa Keuntungan

0
ilustrasi via harnas co
ilustrasi via harnas co

KabarUang.com , Jakarta – Berapa keuntungan bermain saham per bulan?, atau penghasilan dari saham kira-kira berapa per tahun?. Nah ini yang akan kita bahas bersama. Kira-kira kalau teman Analis ikut investasi juga berapa keuntungan trading saham yang akan didapat ya?

Sebelum belajar lebih lanjut, pastikan kamu sudah belajar cara membeli saham secara online.

Jadi, beli saham di bursa efek Indonesia (BEI) itu tidak bisa langsung, harus lewat perantara yang dinamakan dengan perusahaan sekuritas. Setelah buat akun di sana, maka barulah bisa melakukan jual beli saham.

Adapaun keuntungan yang diperoleh jika berinvestasi saham adalah terdiri dari 2 macam, yaitu:

  1. Dividen
  2. Capital Gain

Untuk mendapatkannya, masing-masing ada cara dan tekniknya. Untuk yang pertama, yakni dividen, kita bisa mendapatkan keuntungan dengan memegang sahamnya pada hari khusus yang telah ditentukan oleh perusahaan. Lebih jelasnya, baca penjelasannya di bawah.

Asal tau saja, Warren Buffett yang dikenal sebagai rajanya Value Investor konon memulai investasinya dengan modal awal hanya $100 USD saja, dan karena kehebatannya beliau bahkan sudah pernah dinobatkan sebagai stock investor terkaya nomor 1 di dunia. Tentunya itu semua didapat dari dividen dan capital gain.

Saya yakin, teman Analis semua bisa seperti itu juga asal tau semua teknik bermain saham yang sudah saya share sebelumnya. Intinya, kumpulkan pengalaman sebanyak mungkin dan terus belajar tanpa henti.

Dan biar lebih jelas, mari kita ulas satu per satu dua keuntungan yang sudah disebut di atas.

Baca Juga  Sudah Hampir Seminggu Harga Emas Turun, Akankah Naik Lagi?

Di atas sudah disebutkan, tapi mungkin belum jelas kalau tidak digambarkan secara detail mengenai jumlahnya dan cara mendapatkannya.

Yang jelas, untung dari saham itu tidak sulit, bahkan bisa dalam hitungan jam saja sudah bisa dapat untung.

1. Dividen

Bagi perusahaan atau eminten sendiri, mereka membagi dividen minimal sekali setahun, kecuali kalau pembagiannya dilakukan bertahap maka bisa 2-3 kali.

Tapi, bagi trader saham beda lagi, karena mereka bisa dapat dividen tanpa harus menunggu setahun, bahkan bisa dalam hitungan menit saja.

Defenisi dividen sendiri adalah bagi hasil yang diberikan perusahaan kepada pemegang saham dari laba bersih yang didapat dari hasil usahanya selama setahun terakhir.

Kunci utama untuk bisa mendapatkan dividen adalah si investor harus membeli sahamnya di hari cum date. Ya, cukup beli sahamnya di hari cum date tersebut, walau belinya di menit terakhir tepat sebelum jam perdagangan saham di bursa tutup (pukul 15:49:59, karena bursa tutup 15.50 sore).

Dan jika ia menjualnya di menit pertama bursa buka, jam 09.00 besoknya, maka tetap dihitung sebagai orang yang berhak mendapatkan dividen.

Hari penentuan cum date tersebut biasanya hanya sehari saja. Dan besoknya, sudah masuk hari ex cum date yang mana itu artinya hari cum date tersebut telah berakhir.

Adapun besaran keuntungan dari dividen tidak sebanyak deposito bank, yakni rata-rata antara 1-5% saja. Tapi jangan berkecil hati dulu, karena jika kamu sudah membeli sahamnya 10 tahun lalu sedang harganya sudah naik banyak, maka nilai segitu bahkan bisa lebih tinggi dari deposito.

Baca Juga  PT Krakatau Steel Lepas Saham Anak Usaha dan Terbitkan Obligasi Konvertibelnya

Kok bisa begitu? Jadi begini contohnya, misalnya kamu beli saham MYOR (Mayora) di harga 1800 di tahun 2016 dan setelah setahun dipegang, atau mungkin kurang dari setahun, kamu dapat dividen 3%. Mungkin itu terlihat sedikit, tapi bila kamu tidak menjualnya dan di tahun 2018 harganya sudah naik Rp3.000an per lembar dan kamu dapat lagi keuntungan dividen senilai 3%, maka nilainya tentu bukan 3% lagi karena kita menghitungnya dari modal awal Rp1.800 tadi.

Itu artinya, jika harganya sudah sudah naik lebih dari 50% maka nilai dividennya juga demikian, yaitu sudah hampir senilai 5%. Dan demikian seterusnya, bila harganya naik terus maka nilai dividennya juga akan terus naik karena kita menghitung dari modal awal yang dikeluarkan untuk membeli saham MYOR tadi yang hanya Rp1.800 per lembar.

2. Capital Gain

Berbeda dengan dividen di atas, kalau keuntungan trading saham dari capital gain ini bisa kita dapatkan kapan pun, selama saham yang telah dibeli telah naik harganya dan dijual saat jam perdagangan Saham di BEI.  Tapi, pastikan minimal lebih tinggi dari fee trading yang ditentukan oleh perusahaan sekuritas tempat kamu membuka rekening dan trading saham tersebut.

Pengertian capital gain sendiri adalah selisih harga saham antara harga beli dengan harga jualnya yang lebih tinggi.

Baca Juga  Untuk Kembangkan Sayapnya, Gojek Beli Saham Blue Bird

Contoh dari keuntungan trading dari capital gain, misalnya seorang investor membeli saham LPCK senilai Rp1.600 per lembar dan ternyata setelah beberapa hari, anggaplah 3 hari kemudian, ternyata harganya naik menjadi Rp2.100 per lembar. Nah, selisih dari Rp2.100 dikurang Rp1.600 = Rp500 inilah yang dikatakan sebagai capital gain.

Untuk mengetahui total keuntungan bermain saham anda, maka tinggal kalikan saja dengan jumlah lembar saham yang Anda telah beli dengan capital gain per lembar yang didapat. Mislanya  saja kamu memegang saham LPCK sebanyak 1000 lembar, tinggal kali saja 1000 lembar kali Rp500, maka hasilnya adalah Rp.500.000.

Jumlah segitu mungkin sedikit kalau harus menunggu setahun seperti halnya investasi dari deposito, tapi menariknya dalam trading saham, itu bisa didapatkan dalam hitungan hari bahkan jam saja.

Jika aliran bermain saham yang kamu pilih adalah value investor yang membeli dan menjual saham berdasarkan dari hasil analisa fundamental perusahaan dan nilai wajar sahamnya, maka mungkin waktunya bisa minimal seminggu sampai tahunan.

Tapi, kalau aliran bermain saham yang dipilih adalah growth investor yang belinya hanya berdasar dari grafik atau pattern trendline harganya saja, maka waktunya bahkan bisa dalam hitungan menit saja sudah bisa dapat capaital gain.

Hanya saja, walau value investor untungnya tidak secepat growth investor, faktanya hingga saat ini hanya Warren Buffett yang beraliran value investing yang bisa sampai menjadi orang terkaya di dunia.

Kalau ditanya, bagus mana dividen atau capital gain? Maka saya menjawab kalau keduanya bagus dan sebaiknya bisa dapat untung dari keduanya agar dapat mempercepat dalam melipatgandakan nilai investasi Anda.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here