Investasi Pasar Modal Ini 3 Hal Yang Harus Diketahui

0

KabarUang.com, Jakarta – Investasi banyak jenisnya, termasuk salah satunya adalah investasi pasar modal. Pasar modal sendiri dikenal sebagai kegiatan yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek.

Ilustrasi via Kompas

Berikut ini hal yang perlu anda ketahui sebelum anda memulai investasi pasar modal :

Pelaku di pasar modal

Hal pertama yang harus anda ketahui sebelum investasi pasar modal adalah pelaku di pasar modal. Pembagian pelaku di pasar modal ini terbagi sebagai berikut :

  1. Emiten. Perusahaan akan melakukan penjualan surat-surat yang berharga atau melakukan emisi di bursa.
  2. Investor. Bisa dikatakan sebagai orang yang membeli atau menanamkan modalnya di perusahaan yang melakukan emisi tersebut.
  3. Lembaga penunjang. Lembaga ini berfungdi sebagai yang mendukung beroperasinya pasar modal, sehingga mempermudah kedua belah pihak dalam melakukan kegiatan.
  4. Penjamin emisi. Ditugaskan untuk menjamin terjualnya saham atau obligasi sesuai dengan batas waktu tertentu.
  5. Perantara perdagangan efek.
  6. Perantara Perdagangan efek.
  7. Perdagangan efek.
  8. Penanggung.
  9. Well Amanat.
  10. Perusahaan pengelola dana.
  11. Kantor administrasi efek.

Manfaat dan Fungsi Investasi pasar modal

Selanjutnya, hal yang perlu anda ketahui adalah manfaat dan fungsi investasi pasar modal. Manfaatnya sendiri terbagi menjadi dua yakni manfaat bagi emiten serta manfaat bagi investor. Berikut rinciannya.

Baca Juga  Tunas Ridean Kini Segera Bagikan Dividen Sebesar Rp167,4 Miliar

Manfaat investasi pasar modal bagi emiten :

  1. Jumlah dana dapat dihimpun dalam jumlah besar.
  2. Dana bisa diterima sekaligus pada saat pasar perdana telah selesai.
  3. Tidak ada convenant. Jadi manajemen dapat lebih bebas dalam hal perusahaan.
  4. Solvabilitas perusahaan tinggi.
  5. Ketergantungan emiten terhadap bank menjadi lebih kecil lagi.

Manfaat investasi pasar modal bagi investor :

  1. Nilai investasi dapat berkembang mengikuti pertumbuhan ekonomi yang ada. Peningkatan ini tercermin dari peningkatan harga saham yang mencapai capital gain.
  2. Dapat memperoleh deviden bagi mereka yang memiliki ataupun memegang saham dan bunga yang mengambang bagi pemenang obligasi.
  3. Bisa sekaligus melakukan investasi dalam beberapa instrumen yang dapat mengurangi risiko yang ada.

Sedangkan fungsi investasi pasar modal secara umum sebagai berikut :

  • Sarana penambah modal bagi usaha

Fungsi investasi pasar modal adalah sebagai sarana penambah modal bagi usaha. Hal ini karena perusahaan bisa memperoleh dana dengan cara menjual saham ke pasar modal. Nantinya saham-saham ini bisa dibeli oleh masyarakat umum, perusahan-perusahaan yang ada, lembaga atau oleh pemerintah.

  • Sarana pemerataan pendapatan
Baca Juga  Prinsip Pasar Modal Syariah yang Perlu Diketahui

Selanjutnya manfaat investasi pasar modal adalah sebagai sarana pemerataan pendapatan. Setelah beberapa lama, saham-saham yang telah dibeli akan memberikan deviden (keuntungan perusahaan) kepada pembelinya (pemiliknya). Oleh karena itu, penjualan saham melalui pasar modal bisa dikatakan sebagai sarana pemerataan pendapatan.

  • Sarana peningkatan kapasitas produksi

Adanya penambahan modal yang diperoleh dari pasar modal, maka produktivitas perusahaan secara otomatis akan meningkat.

  • Sarana peningkatan pendapatan negara

Nantinya setiap deviden yang ada akan dibagikan kepada para pemegang saham yang dikenakan pajak oleh pemerintah. Hal ini secara tidak langsung pemegang saham memberikan pendapatan negara melalui pajak. Sehingga investasi pasar modal memberikan manfaat sebagai sarana peningkatakan pendapatan negara.

  • Sebagai indikator sistem perekonomia negara

Aktivitas perekonomian yang ada, pembelian di pasar modal yang semakin meningkat akan memberikan indikasi bahwa aktivitas bisnis berjalan dengan baik. Begitupun sebaliknya.

Mekanisme investasi pasar modal

Hal lain yang perlu anda ketahui adalah mekanisme investasi pasar modal. Terbagi menjadi dua yakni :

  • Pasar Perdana

Pasar perdana terjadi ketika transaksi pertama kali, surat berharga dijual ke masyarakat. Jadi, saham diperdagangkan untuk pertama kalinya sebelum tercatat di Bursa Efek. Biasanya saham pertama kali akan ditawarkan oleh emirten lewat underwriter kepada investor. Penawaran ini dilakukan dengan mekanisme Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering-IPO).

  • Pasar Sekunder
Baca Juga  OJK Dorong Penerbitan UU Perlindungan Data Pribadi Untuk Jerat Fintech Ilegal

Selanjutnya, pasa sekunder terjadi ketika saham atau obligasi sudah tercatat di bursa. Jadi, pasar sekunder adalah kelanjutan dari pasar perdana setelah perusahaan melepas sahamnya. Selanjutnya, transaksi saham di pasar sekunder dilangsungkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Setelah tercatat di bursa, artinya saham perusahaan bisa bebas ditransaksikan ke publik, sesuai dengan banyaknya permintaan dan penawaran.

Selain itu, hal lain yang perlu anda ketahui ialah soal risiko yang mungkin terjadi ketika anda investasi di pasar modal. Misalnya seperti kondisi ekonomi dan politik yang sedang tidak baik, nilai mata uang yang rendah, risiko bisnis di setiap perusahaan, risiko likuiditas dan risiko lainnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here