Investasi Dana Pensiun? Ini 3 Hal Yang Harus Diketahui

0
ilustrasi via beritagar id
ilustrasi via beritagar id

KabarUang.com , Jakarta – Keputusan mengambil pensiun dini mungkin masih menjadi pertimbangan yang berat bagi sebagian orang. Membayangkan hidup setelah aktif bekerja sekian lama lantas berhenti begitu saja bukan sebuah hal yang mudah diterima. Tidak heran jika beberapa orang memilih untuk tidak mengambil kesempatan ini. Namun bagi sebagian orang, pensiun dini merupakan kesempatan bagus untuk menjalankan profesi/hobi lainnya, hal yang berbeda dari apa yang sudah dilakukan selama ini. Pensiun diri juga menjadi kesempatan positif bagi seseorang yang ingin berfokus melakukan kegiatan yang menjadi passion dan melakukan hal-hal yang disukai, seperti travelling, hingga berwirausaha.   

Berniat mengambil kesempatan pensiun dini? kenali dulu risikonya sebelum Anda memutuskan. Risiko pastinya, tentunya setelah mengambil pensiun dini, Anda tidak akan lagi memiliki penghasilan rutin setiap bulannya, tidak bisa lagi bergantung pada gaji bulanan untuk membiayai kebutuhan hidup. Anda bisa merasakan pensiun dini yang menyenangkan dan sejahtera, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui dan persiapkan sejak awal. Pensiun dini Anda bisa sejahtera dan bahagia tanpa bergantung kepada orang lain atau keluarga asalkan Anda memahami sejak awal apa saja hal penting yang perlu dipersiapkan.

Baca Juga  Perhitungan Peningkatan Ekonomi Akan Ada Di Wilayah Tujuan Mudik

Berikut ulasan hal penting yang wajib diketahui sebagai modal untuk menyiapkan keuangan yang sehat saat Anda pensiun dini: 

1. Hindari Bergantung pada Perusahaan

Umumnya, orang menyukai hal yang praktis dan menyerahkan urusan mengatur uang pesangon kepada perusahaan. Bergantung sepenuhnya kepada uang pensiunan dari perusahaan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya ketika ia tak lagi berpenghasilan. Padahal uang pesangon yang didapatkan mungkin tidak lagi cukup untuk menutupi semua biaya hidup hingga usia lanjut. Sebab, nilai nominal uang pensiunan yang didapatkan jelas akan berkurang dan nilainya tidak akan sama dengan gaji bulanan yang diterima sebelumnya. Belum lagi, ada faktor inflasi dan kenaikan harga bahan pokok di pasar. 

Solusinya, Anda wajib tahu bahwa besaran uang pensiun itu biasanya lebih kecil dibandingkan dengan uang gaji yang Anda terima semasa bekerja. Mulailah belajar untuk mengatur keuangan pribadi saat ini dengan baik dan hitung berapa kebutuhan hidup Anda saat usia pensiunan nanti?  Lalu, mulailah menabung atau berinvestasi untuk persiapan dana pensiun Anda kelak. Selain itu, memperhatikan kesehatan Anda. Sebab, bisa jadi biaya kesehatan akan bertambah seiring dengan pertambahan usia dan penyakit yang diderita. Menjaga kesehatan ibarat investasi. Jika Anda bisa menjaga kesehatan dengan baik, artinya Anda sudah berinvestasi terhadap diri Anda sendiri. 

Baca Juga  Revisi 77 UU soal Investasi Akan Selesai Dalam Satu Bulan Kata Menko Darmin

2. Ikutan Program Dana Pensiun di Bank

Ada banyak program dana pensiun di bank yang bisa Anda ikuti. Program dana pensiun dari perbankan bisa membantu Anda untuk mempersiapkan pensiunan dengan lebih baik. Terlebih, jika Anda tidak bisa mengontrol diri menyisihkan sebagian uang untuk ditabung lebih dulu. Anda bisa menggunakan program dana pensiun dengan sistem autodebet rekening langsung ke tabungan dana pensiun Anda. Dengan sistem ini, Anda akan langsung menerima sejumlah dana pensiun yang siap digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup karena dana tersebut sudah secara otomatis dipotong bank dan dialokasikan pada deposito masa tua Anda. Program ini sudah banyak ditawarkan oleh berbagai bank komersial dan iuran bulanannya pun beragam, mulai dari Rp 50.000 per bulan hingga tak terbatas.

Baca Juga  7 Tips Investasi Reksadana

Sesungguhnya metode menabung yang benar adalah dengan menyisihkan lebih dulu nominal yang akan disimpan lantas sisanya baru boleh digunakan untuk mencukupi kebutuhan? Tapi, faktanya, masyarakat menggunakan uang pemasukan setiap bulannya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dahulu, lalu sisa uangnya baru ditabung. Akibatnya, uangnya sudah terlebih dahulu habis untuk memenuhi kebutuhan hidup dan gaya hidupnya, akhirnya tidak ada yang bisa ditabung. Kebiasaan seperti ini harus dirubah secara perlahan dan belajarlah untuk mendisiplinkan diri dalam menyiapkan masa depan yang sejahtera.

3. Pisahkan Dana Pensiun dengan Dana Cadangan

Dalam kehidupan sehari-hari, Anda membutuhkan dana cadangan untuk menangani kebutuhan tak terduga yang membutuhkan sejumlah uang untuk melunasinya. Tapi jangan gunakan dana pensiun sebagai alternatif dana cadangan ini. Mulai sekarang Anda harus membiasakan diri untuk membagi pos pengeluaran Anda menjadi pos dana kebutuhan sehari-hari, dana cadangan untuk kebutuhan mendesak, serta dana pensiun yang memang disiapkan untuk kebutuhan di masa mendatang. Pensiun dini membutuhkan persiapan yang lebih matang dibandingkan pensiun reguler.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here