Cara Membeli Saham Luar Negeri, Belajar Online Trading

0
ilustrasi via traderviet com
ilustrasi via traderviet com

kabarUang.com , Jakarta – Banyak yang mengingingkan untuk berinvestasi saham perusahaan milik asing atau luar negeri karena prospek keuntungannya yang menarik. Tentang bagaimana cara membeli saham luar negeri mungkin sudah banyak yang tahu caranya atau mungkin sengaja tidak mau tahu karena soal harganya.

Karena pada faktanya memang banyak kalangan investor yang bilang bahwa harga saham luar negeri sangat mahal, terutama jika dibandingkan dengan harga saham perusahaan Indonesia. Jadi sederhananya banyak yang lebih memilih membeli saham Indonesia karena alasan keterbatasan dana.

Terlepas dari mahal atau tidaknya harga saham luar negeri, sebenarnya cara membeli saham luar negeri tidak terlalu sulit. Bahkan untuk jual atau beli saham perusahaan di pasar Amerika sangat mudah dilakukan, cukup bermodalkan software trading online yang lengkap ditunjang dengan pengetahuan cukup tentang prosedur jual beli saham luar negeri.

Cara Membeli Saham Luar Negeri via Online

Hadirnya sejumlah perangkat berbasis teknologi seperti komputer dan smartphone berdampak positif dalam bidang bisnis, salah satunya kemudahan cara membeli saham online. Dengan demikian berinvestasi saham kini lebih praktis karena bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, cukup modal akses internet.

Baca Juga  5 Strategi Investasi Saham Utama Untuk Jangka Panjang

Seperti yang disebutkan di awal, cara membeli saham perusahaan luar negeri, khususnya di bursa Amerika sangat gampang. Seperti prosedur pembelian saham di perusahaan lokal, kita hanya diminta membuka rekening pada sekuritas yang bersangkutan. Hanya saja, karena yang akan kita beli adalah saham di perusahaan Amerika, maka kita juga harus membuka rekening pada sekuritas yang ada di bursa Amerika.

Dalam hal membuka rekening atau ransaksi jual beli saham kita tidak perlu menelpon atau melalui pihak ketiga dari Indonesia. Cukup kita gunakan fasilitas software online trading. Kebetulan, mayoritas sekuritas di Amerika menawarkan jasa online via internet (online trading). Sehingga nantinya kita cukup bermain saham online saja.

Jika kita memang wajib download software terlebih dahulu. Biasanya software yang mereka miliki sangat bagus. Bagus dilihat dari segi data yang diberikan secara lengkap maupun dalam hal fasilitas lain, misalnya beli dan jual saham dengan kondisi khusus (conditional buy and sell) tanpa harus dimonitor terus menerus.

Baca Juga  Saham Alpahabet Inc Naik 9%, CEO Google Berambisi Hasilkan Pendapatan Dari Bisnis Cloud

Dibanding sekuritas di Indonesia, fasilitas software yang ditawarkan juga lebih lengkap sehingga cara membeli saham luar negeri menjadi begitu mudah. Karena software yang sedemikian bagus maka mampu memberi fleksibelitas serta respon yang cepat terhadap pergerakan pasar, bahkan setelah memberikan input kondisi yang kita inginkan.

Jumlah Dana Yang Harus Disiapkan

Sama seperti di Indonesia, saham yang diperdagangkan di pasar Amerika dijual dengan satuan lot. Untuk 1 lot berisi 100 lembar saham. Jadi jika kita ingin membeli saham, misalnya saham salah satu perusahaan Amerika sebanyak 1 lot yang saat ini dijual dengan harga saham *Share Price) USD 11.97, maka dana yang kita butuhkan adalah (USD 11.97 x 1 x 100) + USD 1,197 (Broker Fee).

Umumnya sekuritas Amerika memang melakukan fix fee setiap satu kali transaksi. Fee yang diberikan rata-rata berkisar USD 1 per-transaksi. Jadi kesimpulannya, nilai broker fee untuk bertransaksi saham secara langsung di bursa Amerika memang tidak begitu tinggi.

Baca Juga  Penguatan Dolar AS Didorong Oleh Kebijakan The Fed

Agar keuntungan lebih maksimal kita harus punya landasan trading system. Dengan begitu kita bisa tahu kapan h                arus beli, berapa lama harus hold, dan kapan waktu yang tepat untuk menjual kembali. Hal ini penting mengingat bursa Amerika adalah bursa yang liquid, dinamis dan bergerak cepat. Inilah kunci sukses dalam cara bisnis saham online.

Meskipun sudah paham tentang cara membeli saham luar negeri ini namun kita juga tetap harus pintar membaca situasi. Ingat, invetasi saham resikonya juga tinggi dimana saham bergerak befluktuasi kadang naik dan kadang turun. Intinya kita tidak perlu kaget ketika harga saham turun padahal baru kita beli. Itu hal yang wajar. Sebaliknya, kita juga tidak perlu larut dalam eforia waktu saham habis dibeli harganya langsung naik. Harga saham naik turun dengan fluktuasi yang sempit adalah hal yang normal.

Itulah cara membeli saham luar negeri via online trading yang perlu diketahui. Bila dirasa cara beli saham ini masih membingungkan, jangan sungkan untuk bertanya kepada para broker saham.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here