Wall Street Ditutup Flat Dan Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

0
Ilustrasi Wqall Street via fin roll com

KabarUang.com, Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir datar pada perdagangan hari Senin waktu setempat. Hal tersebut juga disebabkan meningkatnya ekspektasi stimulus dari bank sentral di seluruh dunia serta mengimbangu kerugian pada saham teknologi serta industri kesehatan.

Para ahli strategi memprediksi investor tampaknya menarik diri dari pembelian, setelah pasar membukukan kenaikan solid pada pekan lalu. Seperti saham Microsoft Corp menjadi hambatan terbesar pada indeks S&P 500 dan Nasdaq.

Baca Juga  Investor Optimistis Dengan Data Ekonomi AS Karena Wall Street Menguat

Dow Jones Industrial Average naik sekitar 38,05 poin, atau juga 0,14%, menjadi kisaran 26.835,51. S&P 500 kehilangan 0,28 poin, atau juga 0,01%, menjadi di angka 2.978,43 dan Nasdaq Composite turun 15,64 poin, atau juga 0,19% menjadi 8.087,44.

Sebelumnya, Ketua Fed Jerome Powell juga mengatakan, bank sentral akan bertindak untuk mempertahankan ekspansi ekonomi, sebuah frase yang dibaca pasar keuangan sebagai tanda penurunan suku bunga yang akan datang.

Baca Juga  Indonesia Berharap Bisa Bekerja Sama Dengan BUMN Bangladesh

“Ini semacam mata badai, karena investor menunggu lebih banyak berita tentang suku bunga atau perdagangan,” kata Manajer Portofolio Kingsview Asset Management Paul Nolte, dikutip dari Okezone com, Selasa (10/9/2019).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here