PT Gunung Raja Paksi Tetapkan Harga IPO Rp840 Per Saham

0
ilustrasi via katadata com
ilustrasi via katadata com

KabarUang.com , Jakarta – Calon emiten baru yakni PT Gunung Raja Paksi menetapkan harga penawaran saham IPO sebesar Rp840 per  saham dari harga kisaran sebelumnya Rp825-900 per saham.

Berdasarkan keterangan KSEI pada Jumat (13/9), Gunung Raja Paksi menetapkan total penawaran jumlah saham sebanyak 1.230.888.800 saham maka total dana maksimal yang bisa diraih mencapai Rp1.033.946.592.000.

Perusahaan baja yang menjalankan usaha-usaha dalam bidang industri peleburan dan penggilingan baja tersebut melakukan masa penawaran umum pada 13 dan 16 September 2019 dan pencatatan di BEI pada 19 September 2019.

Baca Juga  Menanti Pengumuman BPS, Inflasi Pada Bulan Agustus Diprediksi Di 0,2% Imbas Harga Cabai

PT UOB Kay Hian Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi setelah Kresna Sekuritas sudah tidak menjadi penjamin pelaksana emisi saham.

Penggunaan seluruh dana hasil dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan digunakan sekitar 99,52 persen untuk pelunasan hutang dalam rangka pembelian asset tetap dan biaya operasinya, dan sekitar 0,48 persen akan digunakan untuk modal kerja.

Direktur Direktur Utama Gunung Raja Paksi Alouisius Maseimilian mengatakan mundurnya salah satu underwiter ini karena adanya perbedaan visi mengenai investor yang akan diboyong perusahaan.

Baca Juga  PT Bursa Efek Indonesia Berencana Akan Menambah Kriteria Notasi Pada Kode Saham Emiten Yang Mengalami Persoalan

“Sehubungan dengan telah ditanda-tangani Perubahan III Perjanjian Penjamin Emisi Efek Penawaran Umum PT Gunung Raja Paksi pada tanggal 10 September 2019, dengan ini disampaikan bahwa Kresna Sekuritas telah mundur sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek pada IPO tersebut,” demikian pengumuman tersebut.

Dengan demikian, PT UOB Kay Hian Sekuritas akan menjadi satu-satunya underwriter yang akan menangani proses IPO ini.

Proses IPO Gunung Raja Paksi hingga hari ini tetap berlangsung seperti rencana semula. Hari ini perusahaan baru saja memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan langsung memulai proses penawaran umum untuk investornya.

Baca Juga  3 Cara Investasi Saham Bagi Pemula
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here