Laju impor Agustus 2019 Indonesia Tercatat Badan Pusat Statistik (BPS) Capai USD14,20 M

0
ilustrasi via stc co id
ilustrasi via stc co id

KabarUang.com , Jakarta – Laju impor Agustus 2019 Indonesia tercatat Badan Pusat Statistik (BPS) capai USD14,20 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 15,60% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar USD16,82 miliar.

Begitu pula bila dibandingkan dengan Juli 2019, dengan realiasi bulan lalu yang mencapai USD15,52 miliar, maka terjadi mengalami penurunan 8,53%.

Dikatakan Kepala BPS Suhariyanto, penurunan laju impor Agustus 2019 terjadi karena sektor migas dan non migas juga mengalami penurunan. Secara bulanan, sektor migas mengalami penurunan 6,73% menjadi sebesar USD1,63 miliar dari USD1,75 miliar di Juli 2019.

Baca Juga  Rupiah Masih Berada di Kisaran Level Rp14.200 per USD, Sedikit Menguat

“Sedangkan untuk impor di sektor non migas tercatat turun 8,76%. Dari Juli 2019 sebesar USD13,77 miliar menjadi USD12,57 miliar di Agustus 2019,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta.

Sementara itu, pada komoditas non migas yang mengalami penurunan nilai impor terbesar yakni sayuran sebesar USD55,3 juta, plastik dan barang dari plastik USD106,2 juta, kendaraan dan bagiannya USD124,7 juta, mesin dan peralatan listrik USD158 juta, serta mesin-mesin/pesawat mekanik USD259,8 juta.

Baca Juga  Karena Harga Emas Naik, Investor Kini Mulai Berburu Alternatif Investasi

Komoditas yang mengalami peningkatan nilai impor terbesar yakni buah-buahan sebesar USD21,4 juta, perhiasan/permata USD28,5 juta, daging hewan USD30,3 juta, kapal terbang dan bagiannya USD46 juta, serta benda-benda dari besi dan baja USD46,4 juta.

Sepanjang Januari-Agustus 2019 kinerja impor Indonesia tercatat mencapai USD111,88 miliar. Realisasi ini lebih rendah 9,89% dari periode Januari-Agustus 2018 yang sebesar USD124,17 miliar.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here