Ketua Hipmi Ingin Jadi Menteri Ini Kode Keras

0
Ilustrasi Jokowi via fajar co id

KabarUang.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau sapaan biasanya yakni Jokowi merespons permintaan para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau yang disingkat dengan Hipmi dan mengenai sosok yang akan mengisi posisi menteri pada kabinet kerja jilid II.

Ini ada beberapa nama yang mungkkin disodorkan oleh Ketua Himpi Bahlil Lahadilia untuk mengisi posisi menteri di Kabinet Kerja Jilid II. Nama-nama yang sudah diusulkan oleh Bahlil seperi Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani dan juga Muhammad Lutfi.

Baca Juga  Memperingati Hari Pancasila Anies Baswedan Gratiskan PBB Bagi Keluarga Pahlawan

Menurut pendapat Kepala Negara, alasan di balik Hipmi yang menyodorkan nama-nama tersebut karena dia ingin menyodorokan namanya sendiri. Untuk mengalihkan perhatian, dirinya juga menyodorkan nama nama seperi Rosan dan juga Muhammad Lutfi.

“Tadi Adinda Bahlil menyorong-nyorongkan merekomendasikan beberapa yang hadir di sini, tadi beliau tunjuk Abang Lutfi, tunjuk Abang Rosan. Tapi saya tahu ini Adinda Bahlil pintar, sebetulnya beliau itu sorongkan diri sendiri. Tapi ditutup oleh beliau berdua tadi. Saya nangkap, saya nangkap,” ujar Presiden dalam acara Munas HIPMI ke-16 di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (17/9/2019) seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Kate Middleton Akhirnya Buka Suara Saat Kunjungi Cutty Sark Soal Kelahiran Pertama Meghan Markle

Kepada Bahlil, Jokowi juga meminta agar berhati-hati. Karena menurut pendapatnya, kedua nama tersebut merupakan pesaing berat Bahlil untuk posisi Menteri.

“Beliau berdua ini pesaing mu loh,” ucapnya seperti dikutip dari Okezone com.

Sebelumnya, Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahdahilia meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk langsung menunjuk Menteri yang pro dengan pengusaha. Karena pengusaha merupakan bagian penting juga bagi pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Baca Juga  Bos Garuda: Rangkap Jabatan Sesuai Aturan, Ia Juga Diperiksa KPPU Selama 4 Jam

Menurut pendapat Bahlil, pihaknya sama sekali tidak meminta posisi Menteri di kabinet Jokowi-Maaruf. Akan tetapi dirinya meminta sosok Menteri yang kebijakannya pro pemerintah.

“Hipmi tidak meminta menteri tapi kalo bisa menteri Menterinya pro kepada para pengusaha,” ujarnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here