Data Fintech Perlu Dilindungi oleh UU Kata Bos OJK

0
Ilustrasi Wimboh Santoso via bisnissurabaya com

KabarUang.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan atau juga OJK memandang perlindugan data konsumen diperlukan di tengah maraknya perusahaan-perusahaan keuangan berbasis digital atau Financial Technology/Fintech. Hal ini juga berguna untuk mengamankan agar tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak dinginkan.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau Wimboh Santoso juga telah menjelaskan, data nasabah yang sering kali dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan fintech baik yang sudah berizin maupun ilegal. Bahkan data nasabah tersebut yang ternyata sering kali digunakan untuk menekan nasabahnya.

Baca Juga  OJK Beri Izin Kepada Empat Perusahaan Layanan Pinjamana Online Berbasis Peer to Peer (P2P Lending)

Oleh karenanya, dirinya itu memandang perlu adanya perlindungan data nasabah lewat Undang-Undang. Sejauh ini hanya data dari nasabah di perbankan dan juga asuransi saja yang dilindungi oleh Undang-Undang

“Hanya di bidang inilah undang-undangnya yang menyebutkan secara detail untuk perlindungan data. Kalau mereka setuju datanya digunakan maka digunakan. Tapi kadang ada masyarakat tidak sadar pas kasih data dan datanya tersebar,” ujarnya saat ditemu daam acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2019) seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  [Infografik] Strategi Bank Beternak Startup

Menurut pendapat Wimboh, ketidakadaan payung hukum mengenai perlindungan data nasabah fintech ini yang nyatanya malah menjadi akar masalah selama ini. Sehingga jangan heran lagi jika banyak laporan dari masyarakat tentang penyalahgunaan data nasabah yang dilakukan oleh perusahaan fintech.

“Kalau ada UU soal kepentingan data maka bisa lindungi masyarakat,” ucapnya seperti dikutip dari Okezone com.

Oleh karenanya Wimboh, mulai berharap bahwa landasan hukum perlindungan data nasabah fintech bisa segera tercipta. Perlu ada sinergitas antar pemerintah dan juga pemangku kepentingan yang terkait sadar akan hal itu mengenai pembentukan aturan perlindungan data nasabah ini.

Baca Juga  Yuk! Ikuti Langkah Ini Agar Terhidar Dari Fintech Ilegal

“Jadi ini kita harus terapkan regulasinya,” tegasnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here