Bea Cukai Mulai Beberkan Bahayanya Dari Bisnis Jastip

0
Ilustrasi Jastip via news ddtc co id

KabarUang.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan juga telah menyatakan, bisnis jasa titip atau yang disingkat jastip yang belakangan ini tengah menjamur di kalangan milenial boleh saja dijalankan. Asal hal itu masih berjalan sesuai koridor yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dirjen Bea Cukai yakni Heru Pambudi juga sudah mengatakan kepada para pebisnis jastip untuk tetap mematuhi peraturan yang ada. Karena, perilaku mereka ini merugikan banyak pihak, seperti toko-toko retail yang menjual barang sejenis.

Baca Juga  Walaupun Dinyatakan Rugi Bos Medco Masih Klaim Kinerja 2018 Positif

“Impor harus ada izin, bayar bea masuk, kalau dijual di outlet harus ada pajak. Kalau kita biarkan, yang retail tidak akan bisa jual barangnya, karena barang sejenis pasti lebih murah karena mereka tidak bayar pajak. Kalau pemerintah enggak melindungi yang resmi ini, maka yang resmi ini akan tutup,” kata Heru di Gedung Sulawesi Kantor Pusat Bea Cukai, Jumat (27/9/2019) seperti dikutip dari Okezone com.

Sebagai informasi, petugas Bea Cukai juga bisa mampu mencium barang-barang jastip yang tidak mematuhi peraturan melalui informasi dari masyarakat serta analisis petugas. Dia sangat berharap, pebisnis jastip bisa bersaing secara sehat dengan pebisnis lainnya.

Baca Juga  Jokowi Canangkan Pepres Tentang Mobil Murah Berbasis Listrik

Sebelumnya, bagi mereka yang ingin mendapatkan fasilitas barang penumpang, Bea Cukai juga rencananya akan fasilitasi sesuai dengan ketentuannya, yaitu maksimal USD500 atau juga setara dengan Rp7,25 juta (kurs Rp14.500 per USD).

“Kami kerap menemukan seorang penumpang pelaku jastip, yang membawa belasan sepatu berbagai merek dengan ukuran berbeda-beda. Hal ini mengindikasikan bahwa penumpang itu merupakan pelaku jastip,” katanya seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Dolar Dinyatakan Menguat Hingga Rupiah Pagi Ini Di Angka Rp13.920 per USD

“Di mana, yang harusnya diperlakukan Bea Cukai dengan prosedur bisnis melalui penghitungan bea masuk atas barang-barang bawaannya tersebut,” lanjut dia seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here