Milenial, Kurangi Minuman Soft Drink yang Berisiko Kematian Dini

0

KabarUang.com, Jakarta – Konsumsi minuman ringan (soft drink) terbukti tidak baik bagi kesehatan. Bahkan ada penelitian yang mengatakan bahwa terlalu banyak mengonsumsi soft drink bisa menyebabkan kematian.

Neil Murpgy dalam jurnalnya di Jama Internal Medicine mengatakan bahwa mereka mengalisis lebih dari 450.000 orang. Sebanyak 70% diantaranya adalah seorang wanita dengan usia rata-rata 50 tahun. Orang yang di data tersebar di 10 negara Eropa.

Ilustrasi via Cater

Para peserta yang terdaftar ini ditanya sejumlah pertanyaan mengenai gaya hidupnya. Mulai dari olahraga, merokok, berat badan, diet dan lain-lain. Survey membuktikan banyak dari mereka yang sering mengonsumsi minuman bersoda dan minuman berenergi.

Baca Juga  5 Alasan Kenapa Kamu Harus Olahraga di Gym!

Hasilnya menunjukkan terdapat 9,3% dari mereka yang minum satu gelas minuman ringan dalam sebulan meninggal dunia. Angka ini lebih tinggi bagi mereka yang minum dua gelas atau bahkan lebih. Presentasenya yakni sebesar 11,5%.

Tim mengatakan bahwa gaya hidup dalam mengonsumsi soft drink sudah menjadi tren. Namun, kenyataannya ialah baik wanita ataupun pria yang sering mengonsumsi minuman ringan yang menggunakan gula dan pemanis buatan lebih berisiko mengalami kematian dini.

Baca Juga  Ganti Makanan Gula ke Sayuran, Dengan Terapkan Diet Ala Cleaning Eating

“Untuk minuman ringan yang dimaniskan, studi kami adalah satu penelitian terbesar yang dilakukan dan melaporkan adanya hubungan yang positif dengan semua penyebab kematian,”ungkap Murphy dikutip dari The Guardian, Rabu (4/9) dilansir dari bisnis.com.

Berhubung dengan penyebab kematian yang lebih spesifik, tim Murphy mengatakan bahwa konsumsi minuman ringan yang dimaniskan secara artifisial dikaitkan dengan penyakit peredaran darah. Sementara itu, konsumsi minuman ringan ini dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih besar dibanding akibat penyakit Parkinson.

Baca Juga  Medis Malaysia Tawarkan Program IVF Sebagai Layanan Unggulannya

Murphy juga mengatakan bahwa perlu banyak lahitan yang harus dilakukn untuk membahas soal hubungan minuman ringan dengan kesehatan seseorang.

“Hasil penelitian ini juga memberikan dukungan lebih lanjut bagi banyak orang untuk membatasi konsumsi minuman ringan dan menggantikannya dengan minuman sehat, khususnya air minerah biasa,”tutupnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here